

Pemeriksaan yang dilakukan Satgas Pamtas Statis RI-PNG Yonif 111/KB di jalur lintas tapal batas RI-PNG di Pos Bustop, Distrik Jair, Boven Digoel-Papua Selatan, Sabtu (27/04/2024) (foto:Ist/Cepos)
BOVEN DIGOEL- Dalam rangka mengantisipasi penyelundupan barang maupun pelintasan orang secara ilegal di perbatasan negara antara RI-PNG, Satgas Pamtas Statis RI-PNG Yonif 111/KB memperketat pemeriksaan setiap pelintas maupun barang yang masuk keluar dari PNG ke Indonesia maupun sebaliknya di Kabupaten Boven Digoel.
Seperti yang dilakukan Satgas Pamtas Statis RI-PNG Yonif 111/KB di Pos Rawa Bustop Distrik Jair, Kabupaten Boven Digoel, Sabtu (27/04/2024). Hal ini dilakukan untuk antisipasi masuknya imigran gelap dan upaya penyeludupan barang Ilegal.
Dansatgas Letnan Kolonel Inf.Agus Satrio Wibowo mengatakan pemeriksaan ini merupakan salah satu tugas pokok Satgas Pamtas Statis RI-PNG Yonif 111/KB dalam rangka antisipasi keluar masuknya imigran gelap dan barang ilegal yang dapat mengganggu serta mengancam stabilitas keamanan di wilayah Perbatasan RI-PNG di Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan.
‘’Tidak hanya melakukan pemeriksaan terhadap pelintas batas negara, kami juga melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang keluar masuk ke wilayah perbatasan RI-PNG untuk mengecek barang-barang yang dibawa. Jangan sampai ada barang barang ilegal,’’ katanya.
Dengan adanya pengamanan dan pemeriksaan secara ketat di jalur lintas di perbatasan tersebut, diharapkan stabilitas keamanannya baik ancaman dari dalam maupun dari luar terjaga dengan baik. (ulo)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Gelandang Persipura Jayapura, Bima Ragil, dipastikan bertahan dan kembali membela tim untuk musim kompetisi Liga…
Seluruh pihak harus bersama-sama mendorong lahirnya generasi muda yang bangga terhadap identitas dan warisan…
Kepala Komnas HAM Perwakilan Papua, Frits Ramandey, menegaskan tindakan menghilangkan nyawa seseorang secara sengaja merupakan…
Mewakili Rektor Uncen, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Uncen, Dr. Septinus Saa, S.Sos, M.Si.,…
Evakuasi dua korban tewas—pasangan suami istri bernama Yentinus Kogoya dan Pam Wendakme—diwarnai kontak tembak antara…
Inovasi tersebut diluncurkan 21 Juli 2026, bertepatan dengan penyerahan 192 siswa baru. Aplikasi presensi…