Categories: MERAUKE

Delapan Tahun SDN Tambat Kekurangan Guru

Hanya Satu Guru yang Aktif Mengajar

MERAUKE- Sudah hampir 8 tahun, Sekolah Dasar Negeri Kampung Tambat, Distrik Tanah Miring mengalami kekurangan guru. Padahal, sekolah ini dapat dibilang masih dekat dengan kota. ‘’Kami kekurangan guru di sini, bukan karena gurunya yang tidak ada. Guru ada tapi tidak datang ke sekolah mengajar.

Jadi hampir 8 tahun sekolah ini mengalami kekurangan guru dan sampai sekarang ini belum ada perubahan,’’ kata Kepala Kampung Tambat, Samuel Heremba kepada wartawan, baru-baru ini.

      Sebagai kepala kampung yang baru dilantik, kata Samuel Heremba, pihaknya telah mengambil langkah-langkah untuk secepatnya guru yang ditempatkan di SDN Tambat tersebut bisa kembali ke kampung mendidik anak-anak yang ada di sekolah yang nota bene anak-anak asli Papua.

  ‘’Alasan mereka klasik, seperti tidak ada rumah. Saya sampaikan yang penting ada niat untuk datang ke sekolah untuk  mengajar anak- anak, maka kami dari kampung juga tidak tinggal diam. Kami pasti akan bantu,’’ katanya.

Karena  itu, lanjut  Samuek Heremba  pihaknya telah menyarankan untuk guru-guru yang tidak mau datang ke sekolah mengajar agar diganti saja dengan guru yang punya hati untuk datang ke Kampung Tambat  mengajar anak-anak tersebut.

‘’Kalau kondisi terus begini, kami punya anak-anak  sebagai generasi  penerus yang jadi korban. Kita mau anak-anak ini memiliki masa depan yang cerah melalui pendidikan,’’ terangnya.

   Selama ini, lanjut Samuel Heremba, hanya satu guru yang aktif. Karena guru tersebut memang tinggal di kampung. Hanya saja, lanjut dia, ketika guru tersebut ada kegiatan lain, maka sekolah terpaksa libur.

‘’Ini yang membuat kami sebagai orang tua dan pemerintah kampung sangat sayangkan. Kami juga sudah menyurat ke dinas dan kami masih tunggu tindaklanjutnya. Kami tidak salahkan semua guru, hanya oknum guru. Karena tidak semua guru seperti itu.

Oknum-oknum guru yang membuat  sehingga anak-anak kami telantar, kalau tidak percaya, mungkin dari dinas  lain datang  sekali kali ke kampung kami dan coba test anak-anak kami, apakah bisa membaca dan menulis.  Nanti dari situ baru tahu bahwa anak- anak kami belum bisa baca dan tulis’’ tambahnya. (ulo/tho)   

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: MERAUKE

Recent Posts

Pendapatan Negara di Papua Tembus Rp2,9 Triliun

Pemerintah menargetkan pendapatan negara di wilayah Papua pada 2026 sebesar Rp6,7 triliun, yang terdiri atas…

1 day ago

Persipura Bermarkas di Gelora Delta Sidoarjo

Owen membeberkan bahwa mereka sudah menjajaki dua stadion di Jawa Timur. Dan saat ini masih…

1 day ago

Libatkan Pemda dan Masyarakat Adat Atau Hentikan!

Dari hasil peninjauan, pemerintah menemukan sejumlah aspek yang perlu segera dibenahi, di antaranya sanitasi tempat…

1 day ago

Boyolali Dinilai Cocok Bagi Persipura

Keputusan ini menjadi pengalaman pertama bagi skuad Persipura. Pada musim-musim sebelumnya, mereka lebih sering menggelar…

1 day ago

Selama ini pemerintah daerah tidak pernah dilibatkan dalam pelaksanaan MBG

Menurutnya, selama ini pemerintah daerah tidak pernah dilibatkan secara maksimal dalam perencanaan maupun pelaksanaan program.…

1 day ago

Petugas Avsec Bandara Sentani Gagalkan Penyelundupan 940 Gram Ganja

Penangkapan bermula saat D.H. menjalani pemeriksaan di Passenger Security Check Point (PSCP) Terminal Keberangkatan Bandara…

1 day ago