Korban sendiri telah dilarikan ke rumah sakit dan saat ini sedang menjalani perawatan intensif. Dimana kemungkinan sebagian jari-jari tangan korban diamputasi. ‘’Karena sebagian jari-jari sudah putus akibat kena ledakan kembang api,’’ terangnya.
Karena itu, ia mengingatkankepada masyarakat agar peristiwa yang dialami korban tersebut dapat menjadi pembelajaran bagi warga yang mau menyalaklan kembang api agar tidak dipegang tapi diikat pada pagar atau tempat lain. ‘’Karena peristiwa seperti ini kejadiannya sudah banyak ,’’ katanya.
Kasi Humas Ahmad Nurung juga mengimbau kepada masyarakat untuk memperhatikan kembang api yang sudah kadaluawarsa untuk tidak dinyalakan lagi. Begitu juga kepada pedagang kembang api untuk tidak lagi menjual kembang api yang sudah kadaluwarsa. (ulo)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
epala Suku Wouma Kurima Hamzah Lantipo menyatakan usai konflik pada 15 Mei lalu selanjutnya tak…
Juru Bicara TNPB-OPM, Sebby Sambom, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim pembuat film dokumenter tersebut. Menurutnya,…
Diketahui, sebanyak 17 unit sepeda motor milik warga yang ada di sekitar Pelabuhan Kondap, Kelapa…
Perjalanan menuju Distrik Douw tidak mudah. Dengan menggunakan pesawat perintis dari Sentani, rombongan harus menempuh…
Akibat insiden ini pengendara sepeda motor dinyatakan meninggal dunia. Kasi Humas Polres Mimika, Iptu Hempy…
– Panitia Idul Adha Masjid Agung Baitul Rahman Wamena menyalurkan 13 ekor daging kurban yang…