

Tim Inafis Polres Merauke saat melakukan olah TKP di Toko Agro Suryo yang ludes terbakar pada Jumat (24/12) (FOTO: Sulo/Cepos)
MERAUKE-Pihak Kepolisian Resor Merauke belum dapat mengambil kesimpulan atas Toko Agro Surya yang ludes terbakar pada Jumat (24/12) dinihari sekitar pukul 02.00 WIT. Kapolres Merauke AKBP Ir. Untung Sangaji, M.Hum melalui Kasat Reskrim AKP Najamuddin, MH, saat dikonfirmasi terkait dengan perkembangan penanganan kebakaran tersebut mengungkapkan bahwa pihaknya belum dapat menyimpulkan kebakaran toko tersebut.
‘Kita belum dapat mengambil kesimpulan, penyebab kebakaran. Masih dalam penyelidikan,’’ kata Kasat Reskrim.
Meski demikian, lanjut Kasat Reskrim bahwa pihaknya sudah melakukan olah TKP atas kebakaran tersebut. Termasuk melakukan pemeriksaan terhadap korban atau pelapor serta dua saksi lainnya.”Dua saksi dan pemilik dari toko itu sudah kita mintai keterangan,’ terangnya.
Dari keterangan yang diperoleh dari kedua saksi, lanjut Kasat Reskrim, api pertama kalinya terlihat dari ruang tengah dari gedung tersebut. Soal kemungkinan hasil olah TKP tersebut dikirim ke Labfor Polri di Makassar untuk dilakukan pemeriksaan, Kasat menjelaskan bahwa untuk pemeriksaan di Labfor Polri tersebut tergantung nanti dari kebutuhan.
“Untuk pemeriksaan di Labfor, tergantung dari kebutuhan,” jelasnya.
Namun demikian, dari keterangan yang disampaikan oleh korban bahwa jumlah kerugian material yang dialaminya atas kebakaran tersebut kurang lebih Rp 8,7 miliar. Nilai ini sudah termasuk bangunan dan barang jualanan yang ada di dalam toko yang menyediakan berbagai kebutuhan pertanian itu mulai dari peralatan sampai bibit dan berbagai peralatan lainnya. (ulo/tri)
Pengamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Abepura, Kota Jayapura, kecolongan. Enam orang tahanan kasus…
Menurutnya, pengurus yang bergabung dalam organisasi olahraga harus memiliki tujuan yang sama, yakni membangun prestasi…
Siapa sangka, berawal dari modal nekat pasca-menganggur, produk hiasan dinding dan kaligrafi estetik buatannya kini…
Prestasi ini bukan sekadar kemenangan pribadi, melainkan simbol keberhasilan masyarakat Tolikara dalam membangun masa depan…
Usman mengaku rumahnya digeledah selama kurang lebih 30 menit. Dalam proses tersebut, ia mengklaim mendapat…
Zulhas menghitung bahwa jika penyelewengan ini terus berlanjut selama satu tahun, kerugian negara dapat mencapai…