

MERAUKE–Empat dari 5 pelaku pembacokan dan pengeroyokan terhadap seorang sopir taksi di Merauke bernama Robertus Belarminus Bau, berhasil ditangkap. Kapolres Merauke AKBP Ir. Untung Sangaji, M.Hum kepada wartawan menjelaskan, dari keempat pelaku pengeroyokan dan pembacokan terhadap korban tersebut, 2 diantaranya berhasil ditangkap beberapa jam setelah kejadian. Sedangkan 2 pelaku lainnya ditangkap, Selasa (26/4). ‘’Kalau dua pelaku itu sudah ditangkap sebelumnya. Dari konfirmasi foto yang kita tunjukkan kepada korban telah mengenali keduanya sebagai pelaku pengeroyokan,’’kata Kapolres Untung Sangaji. Dengan penangkapan keempat pekau tersebut, lanjut Kapolres, pihaknya masih mengejar 1 pelaku lainnya, namun identitas yang bersangkutan telah dikantongi pihaknya. Kasus pengeroyokan dan pembacokan yang dialami korban Robertus tersebut terjadi Sabtu (23/4) sekitar pukul 21.30 WIT. Bermula saat korban pulang mengantar mobil taksi yang dipakainya sehari-hari mencari nafkah dari pemilik mobil tersebut. Namun sampai di Jalan Alikarkam, Kelurahan Maro Merauke, korban kemudian dicegat oleh 5 pelaku yang mana saat itu meminta rokok kepada korban. Korban kemudian memberikan rokok. Lalu meminta uang, kemudian korban memberikannya. Namun ketika korban menolak memberikan dompet dan Hpnya, para pelaku tersebut langsung mengeroyoknya. Akibatnya, korban mengalami luka di telapak tangan kiri, 2 luka di pergelangan tangan kiri dan luka di punggung sebelah kiri. Korban sendiri sampai Selasa kemarin masih menjalani perawatan di RSUD Merauke akibat luka berat yang dialaminya tersebut. (ulo/tho)
MERAUKE–Empat dari 5 pelaku pembacokan dan pengeroyokan terhadap seorang sopir taksi di Merauke bernama Robertus Belarminus Bau, berhasil ditangkap. Kapolres Merauke AKBP Ir. Untung Sangaji, M.Hum kepada wartawan menjelaskan, dari keempat pelaku pengeroyokan dan pembacokan terhadap korban tersebut, 2 diantaranya berhasil ditangkap beberapa jam setelah kejadian. Sedangkan 2 pelaku lainnya ditangkap, Selasa (26/4).
‘’Kalau dua pelaku itu sudah ditangkap sebelumnya. Dari konfirmasi foto yang kita tunjukkan kepada korban telah mengenali keduanya sebagai pelaku pengeroyokan,’’kata Kapolres Untung Sangaji.
Dengan penangkapan keempat pekau tersebut, lanjut Kapolres, pihaknya masih mengejar 1 pelaku lainnya, namun identitas yang bersangkutan telah dikantongi pihaknya. Kasus pengeroyokan dan pembacokan yang dialami korban Robertus tersebut terjadi Sabtu (23/4) sekitar pukul 21.30 WIT. Bermula saat korban pulang mengantar mobil taksi yang dipakainya sehari-hari mencari nafkah dari pemilik mobil tersebut.
Namun sampai di Jalan Alikarkam, Kelurahan Maro Merauke, korban kemudian dicegat oleh 5 pelaku yang mana saat itu meminta rokok kepada korban. Korban kemudian memberikan rokok. Lalu meminta uang, kemudian korban memberikannya.
Namun ketika korban menolak memberikan dompet dan Hpnya, para pelaku tersebut langsung mengeroyoknya. Akibatnya, korban mengalami luka di telapak tangan kiri, 2 luka di pergelangan tangan kiri dan luka di punggung sebelah kiri. Korban sendiri sampai Selasa kemarin masih menjalani perawatan di RSUD Merauke akibat luka berat yang dialaminya tersebut. (ulo/tho)
Kenaikan grafik kemiskinan tersebut tidak hanya terjadi di wilayah perkotaan Jayapura, melainkan menggambarkan…
Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Jayapura juga meluruskan anggapan umum mengenai penetapan kategori Desil dalam…
Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Papua berharap pemerintah daerah terus mempermudah…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., mengatakan pendataan tersebut dilakukan melalui Dinas…
Kapolres mengatakan, sertijab tidak boleh dimaknai hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi momentum untuk…
Bantuan yang disalurkan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar para korban, yakni berupa beras, mi instan,…