Categories: MERAUKE

Viral di Medsos, Seorang Sopir Taksi Diamankan Polisi

MERAUKE  Seorang sopir taksi warna kuning di Merauke  berinisial AN terpaksa berurusan dengan pihak kepolisian Resor Merauke  setelah viral di media sosial. Yang bersangkutan ditangkap Opsnal Reskrim saat sedang mengemudikan kendaraannya mencari penumpang.

Ia ditangkap Selasa (25/7) karena  diduga yang bersangkutan ‘merayu’ seorang bocah perempuan yang masih duduk  di bangku sekolah dasar untuk memegang kemaluannya.

Rayuan terhadap sang bocah ini telah sampai ke orang tua dari korban.Kemudian orang tua korban memposting  kejadian tersebut di media sosial. Berkas postingan orang tua korban yang meresahkan warga tersebut, Polisi langsung bergerak dan langsung menangkap pelaku. Pelaku  yang telah diamankan Polisi mengaku  perbuatannya tersebut.

Namun  pelaku mengaku  korban belum memegang alat kemaluannya tersebut. Saat itu korban berada di tempat penumpang di belakang pelaku yang sedang mengemudikan taksi tersebut. Kemudian pelaku  merayu korban untuk memegang alat kemaluannya. Merasa risih dan ketakutan, korban meminta untuk diturunkan dari mobil tersebut.    

Kapolres Merauke AKBP Sandi Sultan, SIK, melalui Kasat Reskrim  AKP Haris Baltasar Nasution, STK, SIK, didampingi KBO Ipda Eko Irianto, SE, membenarkan kejadian tersebut. Pelaku saat itu, kata Kasat Reskrim, berada di depan mengemudikan mobil dan korban duduk di bagian belakang tempat penumpang. ‘’Jadi belum terjadi tindak pidana. Tapi hal itu membuat korban  trauma,’’ katanya.

Karena belum terjadi tindak pidana, sehingga antara korban dan pelaku menyelesaikan  masalah tersebut lewat denda. Dimana awalnya keluarga korban meminta Rp 25 juta, namun pelaku tidak menyanggupi sehingga  jatuhnya pada angka Rp 5 juta. 

‘’Yang disepakati antara pelaku dan korban adalah Rp 5 juta. Tapi, karena pelaku belum punya uang  jadi rencana Senin depan baru  pelaku penyelesaikannya,’’ tandasnya. (ulo)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: MERAUKE

Recent Posts

Kendalikan Inflasi, Gubernur Instruksikan Enam Langkah

Enam langkah itu meliputi pelaksanaan operasi pasar murah secara berkala untuk menjaga keterjangkauan harga, inspeksi…

3 hours ago

Wali Kota Terima Aspirasi 314 K2 Asli Port Numbay

Pertemuan berlangsung penuh harapan dan suasana emosional, karena para tenaga K2 asli Port Numbay merasa…

4 hours ago

Komnas HAM Tolak Draft RUU HAM

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyatakan penolakan tegas terhadap draft Rancangan Undang-Undang Hak…

5 hours ago

Warga Tak Perlu Lagi Bolak-Balik ke Pengadilan Untuk Sidang Adminitrasi Kependudukan

Terobosan baru yang dihadirkan Pemerintah Kota Jayapura melalui Disdukcapil bekerja sama dengan Pengadilan Negeri (PN)…

6 hours ago

Bentuk Staf Khusus Adat, Wali Kota Libatkan Para Ondoafi

Menurut Abisai Rollo, keberadaan para Ondoafi memiliki posisi yang sangat penting karena mereka merupakan pemilik…

7 hours ago

OAP Harus Jadi Pusat Utama Pembangunan

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya dilihat dari besarnya proyek nasional maupun investasi yang masuk,…

8 hours ago