Categories: MERAUKE

Polres Mappi Musnahkan Ratusan Botol Miras Ilegal

MERAUKE-Polres Mappi musnahkan ratusan botol minuman keras ilegal maupun minuman keras lokal yang berhasil disita oleh Polres Mappi lewat Tim Siluman. Pemusnahan ini dilakukan Polres Mappi Kamis (24/2) dengan cara ditumpahkan pada lubang yang digali. Namun sebelum dimusnahkan, terlebih dahulu Miras secara ilegal dipajang di atas meja untuk diperlihatkan kepada masyarakat dan para tokoh masyarakat dan pejabat yang hadir dalam pemusnahan ini.

Kapolres Mappi AKBP Damianus Dedi Susanto, melalui Kasat Narkoba Ipda Amir, ketika dihubungi media ini melalui telepon selulernya membenarkan pemusnahan Miras ilegal ini. Kasat Narkoba Amir menjelaskan, dalam pemusnahkan ini, selain disaksikan oleh masyarakat, juga ada tokoh agama, pemuda, pejabat TNI dan Polri serta wakil bupati dan Sekda Mappi.

”Para pejabat dan tokoh dan masyarakat yang hadir memberikan apresiasi kepada kepolisian yang berhasil dan Miras agama ilegal ini. Mengapa, karena sekitar 70-80 persen tindak pidana yang terjadi di Mappi didahului dengan masalah Miras,” katanya.

Karena itu, pemerintah daerah dan para tokoh yang hadir tersebut meminta kepolisian untuk mengawasi peredaran dan penjualan Miras di Mappi. Apalagi, lanjut Kasat Narkoba Amir, Peraturan Daerah di Mappi larangan pembuatan, penyimpanan dan penjualan minuman keras tersebut. ”Karena larangan itu, maka oknum masyarakat yang memasukkan Miras ke Mappi selalu main kucing-kucingan dengan kita,” katanya.

Kasat Narkoba Amir mengungkapkan bahwa Miras ilegal yang dimusnahkan tersebut berupa 366 botol Miras pabrikan dari berbagai merek yakni RB, anggir merah, bir bintang, dan Bronson. Lalu 15 liter Sopi merah dan 4 liter Saguer.(ulo/tho)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Guru TK Didorong Jadi Pondasi Wajib Belajar 13 Tahun

Perayaan HUT Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) ke-76 yang dipusatkan…

23 minutes ago

KWI Soroti Luka Sosial Papua

Dalam seruan tersebut, KWI menilai situasi sosial di Indonesia menunjukkan adanya luka sosial yang semakin…

1 hour ago

Aktivitas Pelayanan Dipindahkan Ke Kantor Kelurahan Hinekombhe

Setelah dipalang aktivitas pelayanan Kantor Distrik Sentani untuk sementara dipindahkan ke Kantor Kelurahan Hinekombhe. Hal…

2 hours ago

Wamendagri: Data OAP Jadi Dasar Utama Kebijakan Otsus Papua

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendorong percepatan pelaksanaan sensus orang asli Papua (OAP)…

1 day ago

Dua Warga Australia Divonis Lebih Berat dari Tuntutan JPU

Vonis yang dijatuhkan Hakim Tunggal Bakti Maulana tersebut lebih berat dibanding dengan tuntutan Jaksa Penuntut…

1 day ago

Komnas HAM: Ada Pembiaran di Tambang Ilegal

Kasus pembunuhan terhadap pendulang emas di tanah Papua kembali terjadi dan dinilai sebagai peristiwa berulang…

1 day ago