Categories: MERAUKE

Surat Suara Tiba, KPU Langsung Lipat dan Sortir

Ketua KPU Merauke Theresia Mahuze, SH didampingi  komisioner lainnya saat  menunjukan surat suara Pilkada yang tiba di Merauke disaksikan Bawaslu dan penghubung ketiga Paslon, Selasa (24/11) kemarin ( FOTO: Sulo/Cepos)

MERAUKE-Surat suara Pilkada  Kabupaten Merauke  tiba  di  Merauke dengan KM Lauser dari Surabaya, Selasa   (24/11). Ketua KPU Kabupaten Merauke  Theresia Mahuze, SH, mengungkapkan, bahwa  pengiriman surat suara dari Surabaya dengan menggunakan kapal laut tersebut  lebih cepat dari yang diperkirakan sebelumnya. 

  “Sebelumnya  diperkirakan pengiriman dengan kapal laut ini sekitar 12-14 hari  baru tiba. Artinya, sekitar 26 November. Tapi ternyata  lebih cepat dari yang diperkirakan,’’ tandas  Theresia Mahuze, kepada wartawan di  tempat  penyimpanan logistik tersebut Aula  Kanop Sai LPP RRI Merauke, kemarin. 

   Karena surat suara  tersebut sudah tiba, maka KPU Kabupaten Merauke langsung melakukan sortir dan pelipatan. Namun  untuk  membuka  surat suara tersebut,  KPU Merauke memanggil LO  atau penghubung  ketiga Paslon dan Bawaslu  untuk menyaksikan secara langsung pengepakan surat suara itu dibuka.  

   Theresia Mahuze menjelaskan, bahwa  surat suara  tersebut sebanyak 72 koli.  Dimana untuk 70 koli masing-masing berisi 2.000 lembar surat suara. Semetara 1 koli berisi  1.807 lembar surat suara. “Sedangkan 1 koli    lagi berisi 2.000 lembar surat  suara  untuk PSU. Ini disiapkan apabila  nanti ternyata harus dilakukan pemungutan suara ulang,” jelasnya.

   Theresia Mahuze  mengungkapkan bahwa total surat suara yang dicetak sesuai dengan  Daftar Pemilih Tetap  yakni 138.348 lembar surat suara ditambah  2,5 persen dari DPT serta 2.000 lembar surat suara untuk persiapan PSU, jika ternyata  nanti ada  TPS yang harus  dilakukan PSU.

  Untuk sortir dan pelipatan surat suara  tersebut, Theresia Mahuze memberi estimasi  selama 2 hari, dimana sortir dan pelipatan dilakukan langsung  oleh staf KPU Merauke. “Kita lakukan sortir kembali untuk mengecek kemungkinan ada surat suara yang rusak. Kalau ada yang rusak maka kita akan minta  untuk dicetak ulang sesuai dengan jumlah yang rusak,” terangnya.     

   Theresia Mahuze juga mengungkapkan  bahwa logistik lainnya yang sudah tiba adalah kotak dan bilik suara, tinta, segel dan APD.  “Tapi untuk APD ini masih ada kekurangan. Sedangkan  untuk logistik yang masih dalam perjalanan formulir hasil saat di TPS. Tapi direncanakan 26  November sudah tiba,” pungkasnya.   (ulo/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Tiga Ruangan Baru di RSUD Wamena Diresmikan

Untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Wamena, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya meresmikan 3 ruangan yang…

3 hours ago

Dinkes Lanny Jaya Turun Kirimkan Tim Ke 3 Distrik Yang Terdampak Hujan Es

Kepala Dinas Kesehatan Lanny Jaya, Niel Yigibalom, SKM., M.Si., menyampaikan kondisi tersebut dalam rapat bersama…

4 hours ago

Pemprov Papua Pegunungan Minta Bantuan Pusat

Wakil Gubernur Papua Pegununugan Dr. Ones Pahabol, SE, MM menyatakan tak bisa dipungkiri lagi jika…

5 hours ago

Bupati Keerom Lantik Ketua Baru Kwarcab Pramuka  Keerom

Momen ini menjadi tonggak penting bagi kebangkitan Pramuka di Kabupaten Keerom setelah sempat vakum selama…

11 hours ago

Polres Jayapura Amankan 79 Botol Boplas di Doyo Lama

Penertiban dilakukan setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait aktivitas penjualan Boplas yang dinilai meresahkan.…

12 hours ago

Kantor DPR Papua Digeledah Kejaksaan

Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…

24 hours ago