

Salah satu peserta saat tampil pada lomba Yospan yang digelar Pemprov Papua Selatan dalam rangka persiapan pemilihan Putra-Putri Pariwisata Papua Selatan di Gfor Hiad Sai Merauke, Kamis (22/6), kemarin. (FOTO:Sulo/Cepos)
MERAUKE- Dalam rangka menumbuhkan kreativitas di bidang seni dan parawisata, Dinas Pemuda Olahraga, Kebudayaan dan Ekonomi Kreatif Provinsi Papua Selatan menggelar lomba Yospan diikuti 15 tim peserta di GOR Hiad Sah Merauke, Kamis (22/6).
Kepala Dinas Pemuda Olahraga, Kebudayaan dan Ekonomi Kreatif Provinsi Papua Selatan, Soleman Jambormias, S.Pd, M.Pd mengungkapkan, lomba yang pertama kali digelar ini sebenarnya masih bersifat lokal, meski begitu dari Kabupaten Asmat dengan 2 tim juga ikut menyemarakan lomba tersebut.
‘’Lomba Yospan Papua Selatan yang kita gelar ini dalam rangka persiapan menuju pemilihan Putra Putri Pariwisata Papua Selatan. Tahun ini masih lokal. Tapi ternyata ada dari Asmat. Kita bersyukur karena ada keterwakilan dari Asmat. Kita akan rancang lagi untuk seluruh Papua sehingga orang bisa datang ke Merauke,’’ jelasnya.
Dikatakan, lomba ini juga sebagai embrio menuju pada pemilihan putra-putri pariwisata Papua Selatan. ‘’Nantinya putra-putri pariwisata Papua Selatan yang terplih akan mempromosikan kegiatan-kegiatan yang kita buat, sehingga orang akan memberi kesan bahwa di Merauke itu aman, ramah tamah dengan kita meningkatkan, sehingga orang akan semakin tertarik datang ke Merauke,’’ jelasnya
Ditambahkan, untuk para juara lomba Yospan tersebut telah disiapkan uang pembinaan. Juara I sebesar Rp 10 juta, juara II Rp 8 juta dan juara III Rp 6 juta. Sedangkan untuk Putra-Putri Pariwisata Papua Selatan untuk juara I sebesar Rp 20 juta, juara II Rp 15 juta dan juara III Rp 10 juta. (ulo/tho)
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menyatakan evakuasi dilakukan setelah pihak…
Krisis pangan dan air bersih melanda ratusan warga di tiga distrik terisolasi Kabupaten Puncak, Papua…
Seratusan orang yang terdiri dari pelajar dan guru di SMAN 5 Jayapura, diduga keracunan makanan…
Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan Rp311,2 miliar ke kas negara setelah menemukan anomali pada 414…
Kondisi ini diperkirakan kian mengkhawatirkan karena potensi aktifnya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) Positif pada…
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…