

YT saat diamankan Satgas Damai Cartenz pada 7 September lagi. (Foto istimewa)
JAYAPURA – Jejaring Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya satu persatu diputus. Jika sebelumnya satu kaki tangan Egianus berhasil dibekuk di Nabire, kini seorang pria berinisial YT justru dibekuk di Kabupaten Asmat.
YT kesehariannya bekerja sebagai motoris yang berperan sebagai penyuplai dana dan bahan makanan bagi KKB pimpinan Egianus.
Ia ditangkap Satgas Ops Damai Cartenz-2023 dan Satpolair Polres Asmat pada Kamis (7/9). Kepala Operasi Damai Cartenz-2023, Kombes Pol. Dr. Faizal Ramadhani mengatakan bahwa satu orang yang ditangkap merupakan penyuplai Bama dan dana (uang).
“YT merupakan simpatisan KKB yang memiliki peran untuk menyuplai bahan makanan kepada kelompok Egianus Kogoya. Pelaku memiliki pekerjaan sehari-hari sebagai motoris,” jelas Faizal dalam rilisnya Jumat (22/9/2023).
Sebelumnya Tim Satgas Damai Cartenz memperoleh informasi dan kemudian membuntutinya saat YT menuju Bank Papua untuk mengambil kiriman uang dari Egianus Kogoya.
“Sebelum Y.T ditangkap oleh petugas, Y.T telah melakukan penarikan uang sebesar Rp 100 juta di Bank Papua Asmat dan dari uang tersebut, YT telah melakukan pembelanjaan bahan makanan untuk dibawa ke KKB Kelompok Egianus Kogoya sesuai permintaan Egianus Kogoya.” tutur Ka Ops. Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2023, AKBP. Dr. Bayu Suseno.
Bayu Suseno menjelaskan bahwa YT sedang diperiksa secara intensif di Polres Asmat dan dalam waktu dekat akan kami bawa ke Timika. “Segera dibawa ke Timika untuk didalami perannya,” tutup Bayu.(*)
Ia menjelaskan, venue peninggalan PON yang berada di bawah pengelolaan Pemprov Papua tersebar di…
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, menegaskan bahwa pengamanan kegiatan penyampaian pendapat…
Tiga siswa Sekolah Negeri Khusus (SNK) Pariwisata Papua, Juan Omar, Dhafin Khairan Abuhari dan Jeskhiel…
Dari total penerima tersebut, sebanyak 1.970 orang memperoleh Remisi Umum I (pengurangan masa pidana…
Ketua DPD PDI Perjuangan Papua, Benhur Tomi Mano (BTM), mengatakan kemerdekaan Indonesia tidak boleh…
Di satu sisi, Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen secara tegas membantah…