Categories: MERAUKE

Di Pasar Jibama, Pelaku Judi Serang Polisi

Kapolres Jayawijaya AKBP Dominggus Rumaropen, S.sos, M.M saat turun menenangkan masyarakat lainnya di Pasar Jibama agar tidak ikut -ikutan sekelompok warga yang bermain judi dadu dan melakukan penyerangan, Kamis (19/11) petang. (Foto : Denny/ Cepos)

WAMENA-Sekelompok warga yang bermain judi dadu dan togel di Pasar Jibama dikabarkan melakukan penyerangan terhadap anggota Samapta Polres Jayawijaya yang sedang berpatroli di wilayah tersebut, Kamis (19/11) petang sekira pukul 18.00 WIT. Aparat terpaksa mengeluarkan tembakan peringatan dan meminta pertebalan pasukan dari Polres untuk melakukan pengejaran kepada para pelaku.
Penambahan anggota Polres Jayawijaya tiba di Pasar Jibama dan membubarkan masa yang melakukan penyerangan tersebut, dan melakukan pengejaran kepada beberapa warga yang disinyalir sebagai otak dari aksi penyerangan tersebut.
Kapolres Jayawijaya AKBP. Dominggus Rumaropen ketika dikonfirmasi membenarkan adanya penyerangan terhadap anggotanya. Namun dari penyerangan tersebut, tak ada yang terluka baik itu anggota dan masyarakat yang melakukan pelemparan.
“Setelah saya tiba di TKP dan memberikan arahan kepada masyarakat yang ada di sana. Sayaminta ketika ada kejadian seperti begini lagi, caranya tenang jangan terprovokasi oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” ungkap Kapolres, Jumat (20/11) kemarin.
Ia menjelaskan bahwa Polisi datang untuk melindungi keamanan masyarakat. Penyampaian itu membuat warga dan pedagang yang ada di Pasar Jibama tenang dan tak ikut -ikutan melakukan aksi pelemparan dan situasi bisa dikendalikan.
“Kemungkinan mereka yang melakukan pelemparan kepada anggota kepolisian saat patroli itu karena terusik dengan kehadiran polisi saat mereka bermain judi dadu. Saya sudah mengimbau agar perjudian dadu untuk tidak lagi dimainkan disitu karena meresahkan warga pedagang yang lain,” jelas Rumaropen.
Ia juga menegaskan bahwa pasar ini sebagai tempat aktifitas perekonomian masyarakat untuk melakukan aktifitas jual beli, bukan tempat untuk bermain judi dadu. Oleh karena itu ia meminta agar tak boleh ada aktifitas perjudian dari yang dilakukan.
Sementara itu salah satu pedagang Wam (babi) Lakius Jikwa menyatakan terimakasih kepada kepolisian karena bisa mengendalikan situasi dengan cepat dan membubarkan warga yang bermain judi dadu. Ia juga meminta agar anggota kepolisian sering melaksanakan patroli di Pasar Jibama karena pendapatannya berkurang karena adanya aktifitas judi berdiri (Juber) sebutan judi dadu.
“Pendapatan kami berkurang karena adanya Juber di Pasar Jibama, kita harapkan agar patroli bisa terus diarahkan ke sini agar tidak aada lagi aktifitas judi berdiri di pasar ini,”bebernya. (jo/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

​Dibatasi Waktu, Tiap OPD Diminta Segera Lakukan Aksi dan Evaluasi

  Karena itu Rustan, mengingatkan para pimpinan OPD bahwa dokumen DPPA yang diterima bukanlah sekadar…

13 minutes ago

BPN Papua Tekankan Perlindungan Lahan Pangan dan Tanah Adat

   Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Papua Roy Wayoi di Jayapura, Jumat, mengatakan perlindungan lahan…

1 hour ago

Pemkot Jayapura Dorong Peran Pemuda Melestarikan Budaya Lokal

   Selain fokus memperkuat kerja sama antardaerah, Abisai menggarisbawahi pentingnya melibatkan generasi muda dalam upaya…

2 hours ago

Lindungi Lumbung Pangan Muara Tami dari Alih Fungsi Lahan

    ​Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM, menegaskan bahwa Perda…

3 hours ago

Pemprov Papua Tingkatkan Pemerataan Energi dan Tata Kelola Tambang

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua terus meningkatkan pemerataan akses energi dan membenahi tata kelola pertambangan sebagai…

4 hours ago

​BOSDA Beda dengan BOS Reguler dari Pemerintah Pusat

  Menurutnya, BOSDA merupakan bantuan khusus kepada sekolah daerah yang pendanaannya bersumber langsung dari Dana…

5 hours ago