Selain satwa khas Papua, ia menjelaskan bahwa rusa yang banyak ditemukan di Merauke bukan merupakan satwa endemik Papua.
Rusa tersebut merupakan satwa eksotik atau berasal dari luar Papua. Jenis yang dikenal di wilayah ini adalah Cervus timorensis.
Keberadaan rusa di Merauke berkaitan dengan sejarah introduksi satwa tersebut. Rusa yang berkembang di Merauke diperkirakan berasal dari NTT.
Karena tidak memiliki banyak predator alami di habitat barunya, populasinya sempat berkembang cukup cepat.
“Rusa itu eksotik spesies. Memang satwa dilindungi, tetapi hewan yang berasal dari luar, bukan asli Merauke,” katanya.
Meski populasinya juga menghadapi tekanan akibat perburuan dan semakin terbatasnya habitat, keberadaan rusa masih dapat ditemukan di sejumlah kawasan.
Ia menyebut beberapa kawasan konservasi masih menjadi tempat ditemukannya berbagai satwa liar. Karena itu, keberadaan kawasan konservasi dinilai penting untuk menjaga habitat dan populasi satwa di Papua Selatan.
“Habitatnya semakin sempit sekarang. Masih ada di kawasan-kawasan konservasi, seperti di Kimaam dan wilayah konservasi lainnya,” pungkasnya. (ulo)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Narasi aksi unjuk rasa yang beredar melalui pamflet (flayer) di media sosial dan grup WhatsApp…
Penyebab kebakaran 9 ruko dan 16 unit kamar kos di Jalan Bhayangkara atas sampai saat…
Evakuasi dilakukan menggunakan helikopter Polri Bell 412EP nomor registrasi P-3002 yang dipiloti oleh AKBP Asran…
Pantauan di lokasi, kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin langsung oleh Kepala…
Upaya pencarian intensif yang dilakukan oleh gabungan personel Lapas dan instansi terkait telah berlangsung…
Penegasan tersebut disampaikan menyusul diperpanjangnya masa tanggap darurat pascakebakaran selama tujuh hari, setelah sebelumnya…