Categories: MERAUKE

Kehabisan Makanan, Dua ABK KM Rustam Jaya Dievakuasi

Raymond Konstantin,  SE

MERAUKE-Dua dari 7  Anak Buah Kapal  KM Rustam Jaya dilaporkan lemas akibat mulai kehabisan bahan makanan di atas kapal. Hal ini disampaikan oleh Sukri selaku pemilik KM. Rustam Jaya yang tengah berada di atas kapal saat ini. 

  Kejadian ini bermula saat  ada masalah pada mesin kapal yang terjadi sejak Rabu (19/6)  malam sekitar pukul 23.00 WIT.  Kapal dari Distrik Waan dengan tujuan Merauke tersebut hingga saat ini masih terapung-apung di laut. 

  “Sebelum permintaan evakuasi  ini diterima, pada pukul 10.40 WIT  pelapor atas nama  Budi datang ke kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke guna melaporkan kejadian yang menimpa KM. Rustam Jaya,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke Raymond Konstantin,  SE, seperti rilis yang diterima tadi malam. 

   Budi, kata Raymond, hanya melaporkan bahwa KM. Rustam Jaya tengah mengalami mati mesin di laut dan membutuhkan bantuan. Tanpa menyampaikan bahwa perlu evakuasi segera atas 2 ABK yang mulai lemas. Setelah berkomunikasi langsung dengan pemilik kapal melalui radio komunikasi yang direlay lewat seorang anggota amatir radio di Timika, barulah diketahui bahwa ada ABK yang perlu segera dievakuasi. Pemilik kapal menyampaikan bahwa 5  ABK yang lain masih dalam kondisi sehat dan tidak akan meninggalkan kapal sambil tetap berusaha memperbaiki kerusakan pada mesin kapalnya.

  Menyikapi hal tersebut, Kepala Kantor Pencarian Dan Pertolongan Merauke melalui Kepala Sub Seksi Operasi memerintahkan personil Pos SAR Okaba yang posisinya lebih dekat untuk segera melakukan upaya evakuasi. Posisi terakhir kapal saat laporan diterima berada di koordinat 08⁰18’42,6” S – 139⁰35’55,2” E atau berada di perairan daerah Okaba. Namun personil maupun peralatan di dermaga Merauke disiap-siagakan jika sewaktu-waktu dibutuhkan untuk membantu. 

   “Tadi sekitar pukul 10.55 WIT, personil pos SAR Okaba bergerak menuju lokasi dengan perkiraan waktu tempuh selama 3  jam. Tugas utama tim adalah berupaya mengevakuasi ABK yang kondisinya sudah lemas untuk dibawa ke darat guna mendapat penanganan lebih lanjut, ” jelasnya.  

  Sampai saat informasi ini didapatkan, kapal berwarna merah putih yang bermuatan ikan tersebut, jelas Raymond, masih dalam kondisi mati mesin dan personel pos SAR Okaba masih tengah menuju ke lokasi keberadaan kapal.(ulo/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Kondisi Fiskal Papua Makin Berat Pasca Pembentukan DOB

Fakhiri menegaskan, penguatan regulasi Otonomi Khusus menjadi penting agar pembangunan di Papua tetap berjalan meski…

1 hour ago

Akhirnya Tiga Warga Australia Dimejahijaukan

Ketiga terdakwa tersebut yakni J. Victor Davis yang merupakan pilot dari  pesawat Piper PA 23-250…

2 hours ago

Sebagian Pelaku dari Luar, Mabes Polri Turun Tangan

Penanganan kasus kerusuhan usai laga Persipura Vs Adhyaksa di Stadion Lukas Enembe, menemukan fakta baru.…

3 hours ago

Tak Hanya Sedih Motor dan Mobil Terbakar, Tapi Juga Beri Dampak Traumatis

Selasa (12/5) pagi kemarin, layanan posko pengaduan masyarakat di Polres Jayapura terlihat sudah didatangi masyarakat…

4 hours ago

Pulau Kimaam Tak Boleh Dikorek Untuk PSN

Dimana pihak perusahaan telah mendapatkan izin operasional dari pemerintah pusat. Tinggal langkah terakhir yaitu meminta…

5 hours ago

Dari Retorika Kebijakan Menuju Aksi Teknis

Pertemuan ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah upaya krusial untuk mengkalibrasi ulang implementasi Otonomi Khusus…

6 hours ago