

Anggota Polsek Kimaam dan personel TNI saat mengevakusi warga di Pulau MoI, Distrik Kimaam yang terdampak Banjir Rob, Jumat (20/1), kemarin. (FOTO: Humas Polres Merauke for cepos)
MERAUKE–Kapolres Merauke, AKBP Sandi Sultan, SIK melalui Kapolsek Kimaam, Ipda Fransiskus Maraya, S.Sos. bersama anggotanya dan personal TNI membantu warga yang terdampak Banjir Rob di Pulau Moi, Distrik Kimaam, Kabupaten Merauke Provinsi Papua Selatan, Jumat (20/1).
Kapolsek Kimaam menjelaskan, sekitar pukul 08.00 WIT, personel Polsek Kimaam Aipda Bawa Santosa bersama Babinsa Serda Inf Kripiyanto membantu mengevakuasi masyarakat yang terdampak Banjir Rob di Pulau Moi, Distrik Kimaam.
Kapolsek Kimaam, Fransiskus Maraya mengatkan, bencana alam berupa air pasang pada saat ini mencapai ketinggian 1 sampai 2 meter dari bibir pantai disertai hujan dan angin kencang, sehingga air sampai di halaman rumah warga.
“Diimbau kepada warga untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Warga yang berdomisili di Pulau Moi mengamankan diri ke daratan yang lebih tinggi yakni Dusun Yawasir dengan menggunakan transportasi speed boat dan belang, karena menurut perkiraan cuaca dari BMKG, air pasang disertai badai masih akan berlangsung hingga 28 Januari 2023 ,” katanya.
Dikatakan, dalam evakuasi warga tersebut, tidak ada korban jiwa maupun material akibat musibah banjir rob ini, namun diperkirakan tanaman warga rusak parah akibat terkena air pasang laut yang asin sehingga berdampak besar dengan kelangsungan hidup masyarakat pesisir pantai.
Karena itu, ia mengharapkan dari dinas terkait terkhusus Pemkab Merauke dan Provinsi Papua Selatan bisa memperhatikan warga di daerah pesisir pantai dan memberikan bantuan Sembako untuk menanggulangi dampak dari banjir rob ini. (ulo/tho)
Usai dilantik menjadi menteri koordinator bidang politik dan keamanan (menko polkam), Jenderal TNI Dudung Abdurachman…
Selama lebih dari dua dekade, ia memilih bertahan dan ikut merajut masa depan anak-anak di…
Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, melalui Ketua Tim Penyidik sekaligus Kepala Seksi Penuntutan Kejati Papua, Alfisius…
Berdasarkan jadwal yang ditetapkan, pengumuman dan penerimaan berkas berlangsung pada 16-30 September 2026. Selanjutnya, seleksi…
Wanita tersebut diperkirakan sudah lanjut usia dan mengenakan jaket berwarna merah marone dan celana panjang…
"Sebenarnya aksi ini sudah berakhir beberapa hari lalu. Hanya karena kelalaian lembaga yang tidak mengakomodir…