

Kapal SV. Follow Trough dengan Nahkoda Codi saat akan sandar di Dermaga Navigasi Merauke, Kamis (16/11/2023) (foto:Ist/Cepos)
MERAUKE– Sebuah kapal layar berbendera Australia mengalami masalah dalam pelayarannya pada hari Rabu 15 November 2023. Pihak Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke terima info dari Basarnas Command Center terkait kecelakaan kapal SV. Follow Trough tersangkut jaring, posisi kapal pada koordinat 08°41’58.78” S – 140°23’27.6″ E di Perairan Laut Arafuru Kabupaten Merauke atau berjarak sekitar 21 kilometer dari dermaga Merauke ke arah tenggara, sekira pukul 19.00 WIT.
“Ini adalah pelayaran solo dengan satu orang nahkoda yakni Codi, pria berpasport Amerika Serikat, ” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke Alman S. Imbiri, SE, dalam keterangan persnya diterima media ini, Jumat (17/11/2023).
Setelah mendapat laporan, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke melalui Kepala Seksi Operasi, Kamis (16/11/2023) sekira pukul 06.15 WIT mengerahkan 6 personel rescuer dengan mempergunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) menuju ke lokasi kejadian untuk melakukan upaya pertolongan. Pukul 07.21 WIT, tim berhasil menemukan kapal naas tersebut dan selanjutnya dilakukan upaya pengawalan menuju ke dermaga Navigasi karna kapalnya mengalami kerusakan pada bagian mesin. (ulo)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…
Merespon terkait dengan itu, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…
Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…
Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…