Categories: MERAUKE

Sosialisasikan Alat Pemadam Kebakaran Tradisional

MERAUKE- Satgas Organik Yonif Raider 600/Modang, Pos Agats, Kabupaten Asmat, Papua Selatan, mengajari masyarakat di sekitar Pasar Dolog Agats,  terkait cara memadamkan api saat kebakaran dengan alat tradisional yang bisa dibuat sendiri. 

Sosialisasi alat pemadaman tersebut guna mengantisipasi adanya kebakaran di wilayah setempat yang notabene rawan kebakaran. Hal ini dikarenakan bahan material bangunan yang digunakan di tempat ini umumnya menggunakan bahan dari kayu sehingga mudah terbakar.

     Komandan Pos Satgas Yonif Raider 600/Mdg-Pos Agats  Lettu Inf. Agus yang hadir langsung bersama sejumlah anggota memberikan sosialisasi kepada masyarakat di sekitar Pasar Dolog Agats,  menuturkan, alat pemadam kebakaran tradisional yang diberikan kepada masyarakat saat sosialisasi ini dibuat oleh pihaknya di Pos Satgas sehingga jumlahnya terbatas.

   “Alat pemadam tradisional ini kita buat di Pos lalu kita berikan kepada masyarakat di sekitar pasar Dolog untuk digunakan saat terjadi kebakaran. Jumlahnya terbatas, tapi kita juga ajarkan cara membuatnya sehingga mereka bisa buat sendiri,” katanya, Jumat (18/11).

   Lebih lanjut, Lettu Inf Agus menjelaskan, proses pemadaman api saat terjadinya kebakaran dengan alat tersebut yakni dengan mencelupkan bagian yang terserap air ke dalan air dan pasir yang sudah tersedia lalu diseka ke bagian yang terbakar api. Sedangkan untuk bahannya, Agus mengatakan, dari kayu yang keras dan Karung Goni. (ulo/tho)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: MERAUKE

Recent Posts

Seorang Sopir Maxim Dibekuk Terciduk Jual Puluhan Amunisi

Pelaku yang berprofesi sebagai sopir transportasi online (Maxim) ditangkap di Jalan Manokwari, tepatnya di samping…

10 hours ago

Kasus Pembakaran Anak di Sentani Harus Tuntas

Selain penegakan hukum, pemerintah juga menekankan pentingnya penguatan perlindungan anak dan pola pengasuhan dalam keluarga…

11 hours ago

Tujuh Jadi Tersangka Pembunuhan Pilot AMA

Ketujuh tersangka masing-masing berinisial MB, AB (23), LS (26), DA, NS, KB, dan SP. Seluruhnya…

11 hours ago

Lapangan Terbang Rawan Mulai Didata

Langkah ini diambil sebagai respons cepat pasca-insiden pembakaran pesawat milik PT Associated Mission Aviation (AMA)…

12 hours ago

Masyarakat Berhak Tahu Kemana Dana Cadangan Papua Mengalir

Akademisi Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Cenderawasih, Yakobus…

12 hours ago

Cafe dan Resto di Holtekamp Jadi Sumber Pajak Menjanjikan

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Jayapura, Rory Cony Huwae, mengatakan penyumbang terbesar penerimaan pajak…

13 hours ago