

Brigjen TNI E. Reza Pahlevi, SE (FOTO: Sulko/Cepos)
MERAUKE – Komandan Korem 174/Anim Ti Waninggapp Brigadir Jenderal TNI E. Reza Pahlevi, SE, memastikan patok batas negara antara Indonesia dan PNG yang ada di sepanjang Kabupaten Merauke dan Boven Digoel dalam keadaan aman atau tidak ada yang tergeser sedikit pun.
Kepastian ini setelah Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan RI-PNG yang melakukan pengamanan selama ini selalu melakukan patroli dan melaporkan hasil pengecekan patok-patok batas negara di bagian Timur Indonesia itu.
‘’Dari hasil pengecekan dan patroli yang dilakukan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan, semuanya aman. Tidak ada patok batas negara yang digeser atau tergeser. Semuanya masih ada di posisinya,’’ tandas Danrem Brigjen TNI E. Reza Pahlevi, Jumat (16/8).
Danrem menegaskan bahwa sebanyak 31 patok yang masuk wilayah pertanggungjawaban pengamanan, untuk wilayah Kabupaten Merauke dan Boven Digoel, semuanya sudah dicek dan tidak ada yang digeser.
‘’Saat melakukan patroli ataupengecekan lapangan, kita selalu melakukan pengawasan dan berkoordinasi dengan instansi terkait. Dan selama ini, semuanya dalam keadaan aman,’’ jelasnya.
Kalaupun ada yang bergesar, jelas Danrem, tentunya pihaknya hanya melaporkan ke komando atas untuk selanjutnya diteruskan ke pusat. Karena sudah ada instansi terkait yang berwenang menyangkut perbatasan tersebut daslam hal ini kementrian. ‘’Komunikasi lebih lanjut nanti di tiingkat kementrian,’’ pungkasnya. (ulo/wen)
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Papua menilai tingginya ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah…
–Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia kembali memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kepada Pemerintah…
Menurut Yunus, praktik penagihan uang kepada setiap pengunjung yang melintas di kawasan tersebut tidak dapat…
Festival yang berlangsung di halaman Kantor DPR Papua dan Kampus Universitas Cenderawasih itu bukan…
Program jemput bola yang dilaksanakan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Jayapura terus menunjukkan…
Menurutnya, mata rantai penyalahgunaan Solar subsidi harus segera diputus karena dampaknya sudah sangat merugikan…