

TNI-Polri dan masyarakat melakukan aksi donor darah dalam rangka peringatan Hari Donor Sedunia, Rabu (18/6) lalu. (foto:Sulo/Cepos)
MERAUKE– Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke dr. Nevil R. Muskita menyebut para pendonor darah sebagai pahlawan kemanusiaan. ‘’Darah yang disumbangkan akan menyelamatkan nyawa. Bapak ibu, satu kali donasi dapat membantu menyelamatkan hingga 3 nyawa,’’kata Nevil Muskita saat mewakili bupati Merauke pada peringatan Hari Donor Sedunia di Kantor PMI Cabang Merauke, Rabu (18/6/2025).
Terkadang, lanjut Nevil Muskita, donor darah ini dianggap hal yang sepele. Namun sesungguhnya, door darah ini merupakan hal yang sangat penting utuk kemanusiaan. Karena dapat dibayangkan, Ketika seseorang yang membutuhkan kantong darah, namun tidak ada yang mau mendonorkan atau menyumbangkan darahnya.
Selama ini di Merauke, sebut Nevil R Muskita, yang banyak mendonorkan darahnya dan dan dimanapun adalah dari pihak TNI dan Polri. Hal tersebut tidak dapat dipungkiri.
‘’Kalau saya istilahkan, para pendonor ini adalah poahlawan kemanusiaan. Karena seorang pahlawan memiliki jasa yang besar. Kadang-kadang pendonor tidak menyadari bahwa melakukan donor itu menyelematkan nyawa,’’ katanya.
Nevile juga menjelaskan bahwa setiap donor merupakan anugerah karena memberikan harapan. Karena donor darah perbedaan antara hidup mati bagi pasien yang membutuhkan transfusi.
‘’Karena darah ini tidak ada produk buatan yang bisa mengganti. Kadang-kadang tanpa darah orang kehilangan harapan. Bahkan ujung-ujungnya kehilangan darah,’’ jelasnya.
Page: 1 2
Gelandang Persipura Jayapura, Bima Ragil, dipastikan bertahan dan kembali membela tim untuk musim kompetisi Liga…
Seluruh pihak harus bersama-sama mendorong lahirnya generasi muda yang bangga terhadap identitas dan warisan…
Kepala Komnas HAM Perwakilan Papua, Frits Ramandey, menegaskan tindakan menghilangkan nyawa seseorang secara sengaja merupakan…
Mewakili Rektor Uncen, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Uncen, Dr. Septinus Saa, S.Sos, M.Si.,…
Evakuasi dua korban tewas—pasangan suami istri bernama Yentinus Kogoya dan Pam Wendakme—diwarnai kontak tembak antara…
Inovasi tersebut diluncurkan 21 Juli 2026, bertepatan dengan penyerahan 192 siswa baru. Aplikasi presensi…