Categories: MERAUKE

Pelaku Pembunuhan di Bupul Ternyata Residivis

Pelaku  (baju warga orange)   saat dihadirkan  saat Kapolres Merauke  AKBP Agustinus Ary  Purwanto, SIK, didampingi   Kasat Reskrim AKP Carrolan  Rhamdhani, SIK, SH, M.Si dan Kasubbag  Humas AKP  Arifin, saat menggelar   konfrensi  pers,   di ruang data Mapolres Merauke,  Rabu (18/3). (FOTO: Sulo/Cepos)  

MERAUKE –  Pelaku Pembunuhan terhadap  korban Moses Monijai  dan penganiayaan  terhadap Yustinus Wilman Mekiuw   dan ayah kandung  dari  pelaku sendiri  di Kampung  Bupul Distrik  Elikobel, Kabupaten Merauke   8 Maret 2020  lalu  ternyata    seorang residivis. 

  Kapolres  Merauke  Merauke  AKBP Agustinus  Ary  Purwanto, SIK, didampingi   Kasat Reskrim AKP Carrolan  Rhamdhani, SIK, SH, M.Si ketika dihubungi   Kamis (19/3) menjelaskan bahwa  pelaku  pernah melakukan tindak pidana penganiayaan  dan  saat diproses dan  dijatuhi  hukuman.

  “Pernah  menjalani  hukuman  di  Lapas Merauke, kalau tidak salah    sekitar  tahun 2015  karena penganiayaan.   Cuma  saya    belum tahu pelaku saat itu  dijatuhi  hukuman berapa tahun. Tapi   dari catatan kami, sudah pernah diproses hukum  dan dipidana karena  kasus  penganiayaan,’’ kata  Kasat Reskrim.

   Karena itu,  lanjut Kasat    Reskrim, catatan kriminal  tersebut  bisa menjadi pertimbangan  bagi hakim dalam memperberat hukuman  pidana yang dijatuhkan   kepada tersangka.     Sampai  kemarin,   pihak penyidik Polres Merauke   telah  melakukan pemeriksaan  terhadap 4 saksi. Dua diantaranya   adalah saksi korban.  

  Sebagaimana diketahui, kasus  pembunuhan  ini  berawal saat korbam minum minuman  keras  bersama dengan  temannya bernama Petrus.   Saat sudah   mabuk, keduanya   adu mulut sehingga    pelaku pulang  mengambil  panah dan busur  selanjutnya mencari Petrus.

   Saat di jalan Trans   Papua, pelaku     bertemu dengan   ayahnya  kemudian  ayah dari pelaku melarang untuk mencari Petrus   dengan pemukul  pelaku dengan kayu. Namun pelaku balik menikam ayahnya  dan mengenai  lengan  kirinya.  

  Selanjutnya ketemu dengan  korban Moses Monijai tidak tahu  menahu.  Saat itu  pelaku menanyakan  nama lalu dijawab korban, namun  pelaku  menarik busur panahnya dan mengarahkan kepada korban dan mengenai dada  korban membuat  korban  meninggal dunia. Setelah itu, pelaku    bertemu  lagi dengan bernama Yustinus Wilman Mekiuw dan sempat menusuk korban namun ditangkis korban dan mengenai tangan korban.  (ulo/tri)  

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Polisi Tetapkan 9 Tersangka Kerusuhan di Stadion LE

Dari hasil perkembangan 32 orang telah diamankan di Mapolres Jayapura, dari jumlah tersebut sembilan orang…

48 minutes ago

Tuntut Keadilan, IPMADO Beberkan Sejumlah Pelanggaran di Dogiyai

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk pernyataan sikap dan penyampaian aspirasi terkait isu-isu sosial serta penegakan…

3 hours ago

Pengunjung Beralih ke Kafe Pantai Holtekamp, Pemkot Cari Solusi Untuk Benahi

Padahal beberapa tahun lalu, Ruko Dok II adalah salah satu tempat favorit warga Kota Jayapura…

4 hours ago

Pasca Penembakan, Enam Kapal Logistik Dikawal Ketat

Operasi pengamanan ini berlangsung selama dua hari, 8-9 Mei 2026, menempuh rute perairan dari Distrik…

14 hours ago

14 Pelaku Kerusuhan di Stadion LE Ditahan

Dari kerusuhan ini, sebanyak 14 orang telah diamankan di Polres Jayapura untuk menjalani pemeriksaan dan…

15 hours ago

Polres Dogiyai Pastikan Korban Tewas Anggota KKB

Menurut Denis, tindakan penegakan hukum itu dilakukan sebagai respons atas serangkaian gangguan keamanan di jalur…

16 hours ago