

Tim BPOM saat melakukan pemeriksaan di salah satu swalayan di Meruke. Tim gabungan yang terdiri dari Lokal POM Merauke, Dinas Kesehatan dan Disperindag Kabupaten Merauke masih menemukan puluhan item pangan kadaluarsa (foto:Sulo/Cepos)
MERAUKE – Menjelang hari raya Natal dan Tahun Baru (Nataru), Loka Pom Merauke bersama Dinas Kesehatan dan Dinas Perindagkop Kabupaten Merauke melakukan intensifikasi pengawasan pangan di gudang maupun etalase pangan distributor dan kios pangan.
Kali ini, tim temukan sekitar 89 item pangan kadaluarsa dan pengelolaan gudang tempat penyimpanan pangan yang kurang bersih dan rapih. Tim menilai pemilik atau pengusaha kurang teliti dalam mengelola manajemen stok barang di gudang atau etalase pajangan. Sehingga Tim mengimbau supaya pengusaha lebih aktif dalam rangka menjaga kualitas mutu pangan.
“Kita temukan pangan olahan seperti mie, saos, selai kacang dan makanan ringan juga,” kata Kepala Loka POM Merauke, Minarto kepada wartawan saat melakukan pengawasan di Orange Supermarket Merauke, kemarin.
Atas temuan itu, tim memberikan peringatan kepada pemilik untuk lebih memperhatikan manajemen barang guna meminimalisir kerusakan dan atau menimbun pangan kadaluarsa. Secara garis besar, kata Minarto, kepatuhan pengusaha semakin baik untuk mengikuti ketentuan pangan, namun masih ada beberapa yang belum teliti atau masih teledor.
Page: 1 2
Setelah melewati satu musim penuh kompetisi, Arthur akhirnya merasakan langsung bagaimana atmosfer sepak bola di…
Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menilai peristiwa tersebut sebagai dugaan pelanggaran hak asasi manusia…
Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) X Jayapura berhasil mengungkap lima kasus tindak pidana narkotika jenis…
Kepala Kampung Warembori, Steven Samber, meminta Pemerintah Provinsi Papua melanjutkan pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih…
Harga tomat yang biasanya berada di kisaran normal kini menembus Rp 45.000 - 60.000 per…
Selain itu, bermain sepak bola juga lazim dilakukan di berbagai lokasi terbuka, situasi yang menurutnya…