Categories: MERAUKE

Gagal Panen, Produksi Hanya Berkisar 34.000 Ton

MERAUKE–Petani di Kabupaten Merauke pada musim panen rendengan alami gagal panen, akibat cuaca ekstrim dan terbatasnya pupuk subsidi dari pemerintah. Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura,dan Perkebunan Kabupaten Merauke, Agustinus Yoga Priyanto, SP, mengungkapkan, hasil panen rendengan tahun 2022 ini diperkirakan hanya berkisar 34.000 ton gabah dari target 90.000 ton.

‘’Ada lebih dari 50.000 ton kita kehilangan karena gagal panen akibat cuaca esktrim dan terbatasnya pupuk subsidi bagi petani,’’ tandas Austinus Yoga Priyanto, saat ditemui  media ini di ruang kerjanya, Jumat (15/7).

    Dikatakan, berdasarkan pengamatan lapangan yang dilakukan pihaknya,  gagal panen tersebut terjadi sekitar 20 persen, kemudian gagal tanam karena banjir sekitar 20 persen dan kehilangan hasil karena penurunan provitas akibat serangan hama dan penyakit  hampir 10 persen.

‘’Jadi rata-rata produksi kita hanya bisa pencapaiannya 50 persen atau di bawah 50 persen. Ini kita lihat pencapaian luas tanam. Tapi kalau kita lihat provitas produksi, turun lagi. Misalnya, untuk 1 hektar lahan dari provitas yang bisa mencapai 5 ton maka sekarang hanya  sekitar 2-3 ton.  Jadi produksi sangat turun akibat  hama baik serangan penyakit disebabkan jamur dan tungro,’’ terangnya.

  Kedepan, sebut Agustinus Yoga Priyanto, pihaknya dari dinas pertanian punya langkah-langkah stragetis  dalam pengembangan varitas-varitas yang tahan terhadap perkembangan iklim baik  terhadap situasi kekeringan maupun banjir dan tahan penyakit.

‘’Memang  saat ini kita agak sulit untuk mengendalikan petani untuk menanam varitas yang tahan terhadap pengaruh dampak iklim dan penyakit. Solusinya kedepan, harus kita siapkan baik di balai-balai benih maupun dipenangkar-penangkar benih  kita, sehingga petani tidak memakai benih yang ditanam secara berulang kali,’’ terangnya.

  Terkait dengan  kurangnya hasil produksi panen gabah pada musim rendengan tahun 2022,  Agustinus Yoga mengakui ada potensi kekurangan persediaan pangan khususnya beras di masyarakat jika tidak segera dilakukan langkah-langkah antisipasi.(ulo/tho)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: MERAUKE

Recent Posts

Pemprov Papua Siapkan Mudik Gratis Nataru

   Selain program mudik gratis, Mathius mengatakan Pemprov Papua juga menyiapkan subsidi transportasi laut sebagai…

5 hours ago

Presiden Harus Bersikap Setelah Gereja Beri Sinyal

Komisi 1 DPR Papua menilai langkah sejumlah denominasi gereja di Tanah Papua yang membentuk wadah…

5 hours ago

Bangunan Pasar di Perbatasan RI-PNG Mulai Rusak, PAD Tak Maksimal

   Menurutnya, pasar dengan sekitar 200 kios tersebut memiliki potensi ekonomi besar. Ia mendapat informasi…

6 hours ago

Prabowo Persilakan KPK Periksa Menterinya

Presiden Prabowo Subianto memastikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat mengusut hingga melakukan penindakan terhadap menteri…

6 hours ago

Selesaikan Konflik, Pimpinan Daerah Diminta Rangkul Semua Pihak

Menurutnya, dengan lahirnya undang-undang nomor 15 Tahun 2022 terkait dengan DOB semestinya Gubernur pimpin barisan…

7 hours ago

Uncen Berduka, Jangan Ada Palang Memalang

Suasana duka yang lagi menyelimuti Universitas Cenderawasih haruslah tercermin dari sikap dan perbuatan. Apalagi yang…

7 hours ago