Categories: MERAUKE

Lokasi Penimbunan Depan Bandara Mopah Di-Police Line

Lokasi penimbunan di depan Bandara Mopah Merauke yang dipasang police line oleh pihak kepolisian, sejak Senin  (14/12). ( FOTO:Sulo/Cepos)

MERAUKE-Kapolres Merauke AKBP Ir. Untung Sangaji, M.Hum mengambil tindakan tegas terhadap  penimbunan tanah  di depan Bandara Mopah Merauke  atau samping Kantor Pencarian dan Pertolongan  Merauke. Tindakan tegas  itu dengan cara menggembok pintu  keluar masuk untuk  penimbunan serta pemasangan police line pada Senin  (14/12) sore.  

  Kapolres Merauke AKBP Ir. Untung Sangaji, M.Hum saat ditemui  Cenderawasih Pos mengakui jika dirinya memberi police line  terhadap penimbunan urukan tersebut.  “Mereka lakukan  urukan di sana,  tapi saya tidak ada tembusan. Saya tidak diberi tahu. Kalau kita diberitahu, kita pasti kasih tahu caranya bagaimana. Supaya jangan mengganggu jalan   di situ. Itu kan depan bandara. Kalau pejabat kita  dan masyarakat bolak balik di situ dengan lumpurnya seperti di badan jalan itu,”  tandas Kapolres. 

   Menurut Kapolres, dirinya  memberi police line untuk memberi tahu kepada pemiliknya untuk   bisa menghargai orang lain juga. “Dia tidak sopan sekali.  Mereka kerja  seperti  itu dan saya tidak suka pola kerja seperti tu. Arogan sekali,” jelasnya. 

   Menurut Kapolres, setiap harinya selesai kerja seharusnya jalan yang penuh lumpur tersebut dibersihkan dengan cara disiram  supaya tidak menggangu orang lain. “Orang punya ban-ban  mobil bawa lumpur semua  saat lewat di situ.  Belum lagi jalannya licin,” katanya. 

  Ditambahkan  Kapolres, pihaknya belum melakukan pemanggilan  untuk dimintai keterangan. “Kita punya wewenang bisa menahan 1 x 24 jam dan  kalau dia ditahan 1 x 24 jam tidak apa-apa supaya dia juga tahu dan tidak seenaknya. Karena jalan raya itu milik kita semua,” tandasnya. 

   Secara terpisah  Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke Supriyanto Ridwan saat  ditemui media ini  mengaku sangat keberatan dengan penimbunan  tersebut, karena menurutnya  di saat panas,  debu  dari tanah lumpur tersebut naik sementara di saat hujan, jalan jadi  berlumpur. (ulo/tri)   

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Keberadaan Jenazah Nahkoda Kapal Belum Diketahui

Keberadaan jenazah Nahkoda KMN Sardi Utama bernama Ahir yang sehari-harinya dipanggil Rizal belum jelas. Nahkoda…

18 hours ago

Susah Tidur, Susah Fokus, dan Selalu Gelisah?

Pikiran melayang ke mana-mana padahal kamu sudah mencoba fokus. Menyalahkan diri sendiri malas, tidak disiplin,…

22 hours ago

Di Timika, Bocah Dititip Malah Dicabuli

​​Kasus ini mencuat setelah pihak keluarga membuat laporan yang diwakili oleh Relawan Teras Peduli ke…

22 hours ago

Demi Kepastian Hukum Undang-undang TNI Harus Direvisi

Menurut Thomas, pandangan yang disampaikan Komnas HAM merupakan isu yang sangat penting dan krusial dalam…

23 hours ago

Punya Gangguan Pernapasan, Ini 6 Pose Yoga Terbaik untuk Pengidap Asma

Pertama, Easy Pose. Mulailah sesi Anda dengan pose ini untuk melatih pernapasan diafragma yang dalam.…

24 hours ago

MBG Tak Bisa Dihentikan

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG)…

1 day ago