Sementara untuk jembatan Wayau pada 2023 lalu, Gubernur Apolo mengaku telah meminta pekerjaan itu untuk dihentikan karena kontraktor yang mengerjakan sudah sampai pada Desember tahun lalu namun dinilai tak baik. Ia menegaskan, kontraktor yang mengerjakan jembatan itu tidak baik. Pasalnya sampai Desember pekerjaannya bukannya 30 persen tapi baru 3 persen.
Dia berharap, melalui kunjungan kali ini memberikan data yang lengkap, informasi dan data kebutuhan masyarakat di kampung tersebut untuk ditindaklanjuti baik oleh pemerintah pusat, provinsi maupun Pemerintah Kabupaten Merauke. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Menurut Pangdam, jika tidak ada perubahan, peresmian akan dilakukan pada 5 Oktober mendatang. Khusus…
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Papua menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) Penegakan Peraturan…
Langkah yang dikemas melalui pendekatan humanis ini menyasar dua lembaga pendidikan, yakni SD Pigapu dengan…
Kasus yang turut menyeret nama mantan Sekretaris DPR Papua berinisial JJ tersebut kini memasuki tahap…
Menurutnya, usai mendapat laporan masyarakat anggorta dari Polres Jayawijaya langsung merespon ke lokasi tersebut dan…
Prinsip kesetaraan di mata hukum dan tata kelola pemasyarakatan menjadi komitmen utama manajemen Lapas…