‘’Saat ini kami punya 4 pos yang pada siang hari bisa dibuka tapi dengan pengamanan security.Tapi pada malam hari, pintu yang dibuka hanya satu,’’ terangnya.
Selain itu, mewajibkan petugas security pada jam-jam tertentu terutama pada malam hari melakukan patroli dalam rumah sakit untuk memantau situasi keamanan.
‘’Jadi petugas keamanannya tidak hanya menjaga di pintu masuk keluar tapi ada juga yang pada jam-jam tertentu harus keliling memantau situasi keamanan di dalam rumah sakit,’’ pungkasnya.
Diketahui, pada 13 Mei lalu, seorang pasien inap RSUD Merauke mengalami pemerasan dengan kekerasan dimana HP miliknya dibawa kabur oleh dua pelaku yang masuk ke dalam rumah sakit. Untungnya, kedua pelaku tersebut telah ditangkap. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Ketua Komisi D DPRK Kota Jayapura, Deli L. Watak, menegaskan penanganan pascakebakaran tidak boleh…
Jadi aparat mendatangi lokasi setelah memperoleh informasi hasil penyidikan mengenai rencana berkumpulnya kelompok Batalyon Eden…
Bayangkan saja jika satu kota dilanda cuaca ekstrim seperti hujan es selama berbulan-bulan dan tak…
Direktur Sepakbola Persipura, Alfredo Vera, menegaskan bahwa siapapun yang datang menukangi Persipura pasti memiliki beban.…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, mengatakan saat ini terdapat sekitar 10 titik CCTV yang…
-Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri meminta adanya kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Kota…