Categories: MERAUKE

Agendakan Rapid Test Massal Sabtu atau Minggu

Plt Kepala   Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke  dr.  Nevile R.Muskita

MERAUKE-Plt Kepala   Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke  dr.  Nevile R.Muskita   menjelaskan bahwa   pelaksanaan rapid test secara massal  kemungkinan akan dilakukan Sabtu atau  Minggu  besok.  Ini karena pihaknya masih mempersiapkan   tenaga yang ikut memback up  pelaksanaan  rapid  test secara massal  tersebut. 

  “Kita   masih  mempersiapkan teman-teman dari   Polres dan TNI termasuk dari perhubungan   dan Satpol PP,” katanya   kepada wartawan  saat mengikuti  Rapat Dengar Pendapat   antara bupati  Merauke dengan  DPRD Merauke, Senin  (15/6).    

   Pertimbangan lainnya, kata Nevile bahwa  rapid test tersebut kemungkinan dilakukan pada Minggu (21/6)  karena  petugas dari puskesmas   pada hari  Sabtu  masih memberikan pelayanan  di Puskesmas.  “Karena kita perlu dukungan tim yang besar. Tidak mungkin   satu tim di pasar,”    katanya.   

  Nevile  menjelaskan  bahwa seluruh  pedagang maupun pengunjung  yang ada di pasar   baik   Pasar  Wamanggu Merauke maupun Pasar Mopah Baru akan  dilakukan rapid  test. Termasuk   para sopir   taksi dan truk   yang banyak  melakukan kontak  dengan orang.  “Termasuk  ojek online dan  para wartawan,’’ terangnya. 

   Dikatakan, rapid    test yang dilakukan ini   untuk  dapat menentukan syarat   new normal. Karena   syarat new normal ada 3  terkait epidemiologi kesehatan, surveilens dan fasilitas pelayanan kesehatan. ‘’Ini untuk mendukung surveilensnya,’’ jelasnya.

   Dikatakan,   dari data hasil  rapid test massal  itu  nanti akan  memberikan gambaran kondisi  penyebaran Covid-19  di Kabupaten Merauke selain data  epidemiologi yang dilaporkan setiap  saat  juga dengan surveiland  ini  untuk memperkuat apakah  potensi  resiko Covid ditengah masyarakat  seperti apa.   

   Karena dengan   rapid test  yang dilakukan  ini pihaknya akan mengindentifikasi kelompook-kelompok  sasaran. ‘’Karena  kita akan   mengindentifikasi  kelompk orang-orang mana yang  berpotensi cukup besar. Tentu  orang-orang yang punya    mobilisasi seperti selalu berada di kerumuman massal contohnya di pasar,  sopir truk yang bolak balik ke    Boven Digoel, ojek online dan  sebagainya,’’ tandasnya. (ulo/tri)   

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Kursi Sekda Papua Memanas

Berdasarkan jadwal yang ditetapkan, pengumuman dan penerimaan berkas berlangsung pada 16-30 September 2026. Selanjutnya, seleksi…

4 hours ago

Mayat Seorang Wanita Ditemukan di Sekitar Kolam Buaya

Wanita tersebut diperkirakan sudah lanjut usia dan mengenakan jaket berwarna merah marone dan celana panjang…

5 hours ago

Orang Tua Siswa Minta Kampus Tegas

​"Sebenarnya aksi ini sudah berakhir beberapa hari lalu. Hanya karena kelalaian lembaga yang tidak mengakomodir…

6 hours ago

Ratusan Orang di Mimika Terinfeksi HIV-AIDS

Mayoritas penderita berjenis kelamin laki-laki sebanyak 109 orang, sedangkan perempuan tercatat 90 orang. Kepala Seksi…

7 hours ago

Pembangunan Kopdes Merah Putih Belum Menyentuh Kampung

Program pemerintah pusat dalam mendoro ekonomi masyarakat di kampung lewat Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)…

8 hours ago

Gaji Manajer Kopdes Rp6,3 Juta-Rp8,3 Juta Dikontrak Dua Tahun

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan penghasilan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) berkisar…

9 hours ago