

MERAUKE-Jelang hari kurban, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Merauke siap untuk membuka pasar hewan di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) jalan Cikombong, Merauke. Kepala Seksi Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan dan kesehatan Hewan Kabupatenn Merauke drh. Richardo C.A Rumlus, S.Pt, menjelaskan pasar kurban ini akan mulai dibuka 20-30 Juli 2020.
“Kami hanya menyediakan tempat. Sementara yang siapkan ternaknya bisa langsung dari para jagal maupun dari peternak sapi sendiri,’’ kata Richardo C.A Rumlus.
Namun yang pasti, hewan yang ada di pasar hewan tersebut sudah ditimbang dan telah memenuhi syarat. Misalnya, sapi jantan tersebut minimal berumur 2 tahun. “Kalau umurnya di bawah 2 tahun, maka itu tidak boleh dipotong. Jadi sekali lagi, kami hanya menyediakan tempat dan kita timbang. Soal harga itu urusan antara penjual dan pembeli berapa harga yang disepakati,’’ jelasnya.
Selain menyediakan tempat, lanjut Richardo, pihaknya juga akan melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap hewan kurban tersebut. ‘’Untuk hewan kurban yang dipotong di masjid-masjid, kami yang akan datang melakukan pemeriksaan ke sana,’’ jelasnya.
Meski selama ini belum ada temuan hewan yang mau dikurbankan tersebut tidak layak, namun menurut Richardo bahwa sudah SOP demikian. “Kalau ada yang cacat baik dari fisik maupun dari sisi kesehatan kita minta untuk segera diganti,” terangnya. (ulo/tri)
Menurutnya, kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan fiskal daerah, mengingat beban belanja…
Kabar terkait keberadaan ikan sapu-sapu atau Hypostomus plecostomus yang ditemukan di Danau Sentani sempat membuat…
Ia merinci, kebutuhan tenaga ATLM di masing-masing wilayah cukup tinggi. Papua Pegunungan menjadi daerah dengan…
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tak lagi dipandang sebagai tempat akhir dari perjalanan hidup seseorang, melainkan sebuah…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan…
Kasubdit IV Tipidter Polda Papua, Kompol Agus Ferinando Pombos, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir…