

MERAUKE-Sesosok mayat yang diketahui bernama Sahabuddin Latif ditemukan warga di dalam drainase di kompleks perumahan Lepsoseri, Kelurahan Rimba Jaya, Merauke, Minggu (14/7) sekitar pukul 16.05 Wit, kemarin.
Kapolres Merauke AKBP Bahara Marpaung, SH melalui Kasubag Humas, AKP Suhardi yang dikonfirmasi, membenarkan penemuan mayat tersebut beridentitas sesuai KTP-nya yang berada di dalam dompet bernama Sahabudin Latief. Sesuai KTP, korban berasal dari Kampung Panyikiran RT.3/RW 8 desa Situsaeur Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut -Jawa Barat.
Menurut Kasubag Humas, posisinya saat ditemukan dalam keadaan menengadah ke atas, bertopi hitam, bersandal jepit, menggunakan baju hitam dan bercelana jens warna biru sudah kaku.
Kasubag Humas menyebut, kejadian itu bermula dari laporan warga setempat dengan saksi atas nama Sunarji teman sekerja sebagai kuli bangunan, yang menurutnya, korban meminta izin dan mengajak saksi untuk mencari ikan sekitar pukul 13.30 WIT, namun saksi tidak mau sehingga korban keluar dari rumah sendirian. Saksi di dalam kamar bermain hp, mencuci piring sampai mengetahui korban sudah dalam keadaan meninggal dunia di drainase.
“Atas laporan warga, Kanit SPKT, Kabag Ops, Pawas dan anggota langsung ke TKP, lalu bersama warga laksanakan evakuasi menggangkat korban ke mobil jenazah dan dilarikan ke Ruang UGD rumah sakit umum daerah Merauke guna proses lanjut, ” jelasnya.
Ditambahkan, pihak Kepolisian Resor Merauke masih laksanakan penyelidikan dan penyidikan. “Sebab-sebab kejadian masih dalam proses penyelidikan, ” tambah Kasubbag Humas.(ulo/tri)
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…
Merespon terkait dengan itu, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…
Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…
Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…