Categories: MERAUKE

Satu Napi Asimilasi Rumah Kembali Berulah

Petugas  Bapas Merauke saat mengambil  keterangan  terhadap  salah satu Napi  assimilasi rumah  yang kembali  berulah dengan melakukan  aksi pencurian,   Kamis (14/5)  (FOTO: Ist for Cepos)

MERAUKE-Kebaikan pemerintah  dengan  memberikan  assimilasi  rumah, ternyata   tidak  dimanfaatkan  baik  oleh  salah satu Narapidana Lembaga   Pemasyarakatan Klas  IIB Merauke ini  bernama Richard  Wambrauw. Laki -laki  yang  memiliki alamat  pada mess Staf Kampung Asiki Distrik  Jair, Kabupaten   Boven Digoel ini  kembali  berulah  dengan  melakukan pencurian setelah   mendapat  asimilasi  rumah  di tengah pandemi Covid-19. 

   Kapolres Merauke  AKBP  Agustinus  Ary  Purwanto, SIK melalui Kasat  Reskrim    AKP  Carollan Rhamdhani, SIK, SH, MH,     dikonfirmasi membenarkan  jika  tersangka  diringkus  karena  melakukan aksi  pencurian. ‘’Yang  bersangkutan  sedang   menjalani  pemeriksaan  terkait aksi  pencurian  yang  dilakukan yang bersangkutan,’’ tandasnya. 

  Richard  Wambrauw  divonis     Pengadilan Negeri Merauke selama   1 tahun  2 bulan   karena kasus  pencurian. Dia mulai  ditahan 23 September 2019  lalu.  Kalapas    Merauke   Klas IIB  Merauke Sony Sopyan  ditemui terpisah mengaku  sudah mendapatkan  laporan  secara lisan   adanya  Napi assimilasi  rumah   yang  melakukan aksi  pencurian  tersebut. Menurut  Sony Sopyan, jika  pihaknya sudah    mendapat  laporan  Polisi   dan    laporan dari  Bapas, maka  pihaknya   langsung    mencabut  asimilasi  rumah  yang  diberikan  tersebut. 

 “Sanksinya,  asimilasi  rumah  yang  diberikan langsung  kita  cabut dan bersangkutan   harus menjalani   sisa  hukuman. Selama   menjalani asimilasi rumah itu tidak dihitung  lagi. Tapi, harus menjalani   penuh  sisa hukuman  tersebut  dan nantinya tidak akan   diberikan  remisi  apapun,’’ tandasnya.    

  Dikatakan, setelah   nanti  menjalani sisa  hukuman  tersebut, maka   tindak  pidana  baru yang   dilakukan  tersebut  diproses  lagi,”   jelasnya.  

  Soni  Sopyan menambahkan,  bahwa  pihaknya sudah  mengingatkan 74   warga  binaan yang  mendapatkan asimilasi  rumah   akibat Covid-19  tersebut  untuk  berada di   rumah  dan  tidak  melakukan  tindak  pidana   baru. Sebab, apabila   melakukan  tindak  pidana baru maka  asimilasi  rumah   yang diberikan  akan  dicabut. (ulo/tri)  

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Danrem Ingatkan Masyarakat Papsel Tidak Terprovokasi di Medsos

Danrem 174/Anim Ti Waninggap Brigjen TNI Mustakim, mengingatkan masyarakat Papua Selatan agar lebih bijak menyikapi…

44 minutes ago

Hadirkan Aplikasi AMAN, Tapi Masih Butuh Sosialisasi ke Guru, Orang Tua Hingga Murid

  Kemenag kini menghadirkan aplikasi AMAN, aplikasi ini  bukan sekadar portal pengaduan biasa. Platform resmi…

2 hours ago

SPPG Polres Keerom Raih Dua Prestasi Lomba SPPG Polri 2026

Dalam lomba terdapat tiga kategori yang diperlombakan, yakni Tata Kelola SPPG Polri, Inovasi Kepala SPPG…

5 hours ago

Letkol Inf Elson Dwi S Jabat Danyonif 751/VJS, Siap Lanjutkan Program Satuan

Pangdam mengatakan serah terima jabatan di lingkungan TNI Angkatan Darat merupakan bagian dari proses pembinaan…

6 hours ago

Terima Tambahan DAU, Bupati Keerom Layangkan Apresiasi kepada Presiden Prabowo

Berdasarkan keputusan tersebut, Kabupaten Keerom menerima alokasi dana dengan rincian Tambahan DAU Rp 67.250.912.000, penyaluran…

7 hours ago

Mini Pameran Pembangunan Sebagai Bukti Nyata Kerja Pemprov Papeg

Kegiatan ini menjadi informasi dan bukti nyata, apa yang selama ini telah dikerjakan pemerintah daerah,…

8 hours ago