

MERAUKE- Puskesmas Kurik menggelar rapid test secara massal di Kurik, Kamis (13/8). Juru bicara Covid-19 Kabupaten Merauke yang juga Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke dr. Nevile Muskita mengungkapkan bahwa rapid test secara massal yang dilakukan di Kurik tersebut dalam rangka HUT Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Kebetulan ada yang terkonfirmasi Covid-19 di sana dan ada permintaan dari sana dalam rangka HUT Kemerdekaan RI sehingga sekalian dilakukan rapid test secara massal,” kata Nevile Muskita.
Nevile menjelaskan bahwa sebanyak 350 alat rapid test disediakan dalam kegiatan tersebut. Namun dirinya belum mendapatkan laporan apakah semua alat rapid tersebut digunakan dan hasilnya seperti apa. ‘’Saya belum mendapatkan laporan setelah kegiatan tersebut,’’ tandasnya.
Secara terpisah, Kepala Puskesmas Kurik, Supalman, mengungkapkan bahwa kegiatan yang dilakukan ini merupakan kegiatan rutin sekaligus dalam rangka peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia. Karena itu, lanjut dia, selain ada rapid test yang dilakukan juga ada layanan kesehatan lainnya seperti pemeriksaan gula darah, kalesterol dan asam surat. ‘’Jadi kita melakukan pelayanan kesehatan seperti bisa. Hanya karena di Kurik sudah ada yang terkonfirmasi sehingga kita juga lakukan rapid test,’’ terangnya.
Sementara itu, soal Pasien Covid-19 yang merupakan pelaku perjalanan dari Kurik, Distrik Kurik dinyatakan negatif atau sembuh. ‘’Untuk hari ini satu pasien telah dinyatakan sembuh dan bisa dipulangkan,’’ kata Nevile Muskita.
Nevile Muskita menjelaskan bahwa pasien Covid yang sembuh tersebut adalah seorang pelaku perjalanan dari Kurik yang tiba dari Surabaya beberapa waktu lalu. ‘’Setelah dirawat selama kurang lebih 2 minggu yang bersangkutan sudah diperbolehkan keluar dari rumah sakit karena sembuh,’’ jelasnya. (ulo/tri)
Menurut Albert, peristiwa tersebut merupakan bentuk kelalaian yang mengakibatkan kerugian bagi daerah. "Aset ini dibeli…
Menurut Aflian, keberhasilan pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan oleh aparat kepolisian semata. Dukungan dan partisipasi…
Berdasarkan hasil penyelidikan awal otoritas kepolisian, pelaku melancarkan aksinya dengan skema yang terstruktur. Mereka menjanjikan…
Sebanyak 141 warga negara Indonesia (WNI) tercatat sedang menjalani proses hukum dan hukuman di Papua…
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta C. H. Rahangiar menjelaskan, koordinasi penanganan KLB…
Dalam konferensi pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah Indonesia (Bakom) pada Rabu (24/6), JAM Pidsus…