Categories: MERAUKE

Kompor Terjatuh, Pastori Gereja Kristus Pengasih Ludes Terbakar  

MERAUKE – Pastori Gereja Kristus Pengasih Merauke, Papua Selatan yang terletak di jalan Pendidikan, Kelurahan Mandala Merauke, ludes terbakar, Rabu (12/2) sekira pukul  12.15 WIT.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun seluruh barang yang ada di dalam Pastori yang ditempati Pdt Jimmi Dederupun  (72) bersama istrinya yang sudah berumur 74 tahun itu ludes terbakar. Tidak ada yang bisa diselamatkan karena  api begitu cepat membakar Pastori tersebut.  Pastori yang terbakar ini berada di belakang gedung gereja Kristus Pengasih dan hanya dipisahkan sedikit.

Dua mobil pemadam kebakaran dari Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Merauke dikerahkan untuk memadamkan api, sehingga api tidak merembet ke gedung Gereja Kristus Pengasih.   Sekretaris Daerah Kabupaten Meauke Yermias Paulus Ruben Ndiken, hadir beberapa saat ketika api  sedang membakar Pastori itu. Ia  tampak mengimbau warga agar tidak mendekat ke titik bangunan yang terbakar itu.

Pdt Jimmy Dederupun yang  menyaksikan dari dekat saat api sudah mulai membakar  Pastori itu mengaku bahwa kebakaran ini bersumber dari kompor mintak tanah yang jatuh dari atas dapur. Saat itu, ia sedang masak namun kompor  minyak yang dipakainya tersebut jatuh ke lantai  dapur membuat minyak yang ada di dalam kompor  tumpah.

Sebelum api membesar membakar rumah, istri dari Pdt Jimmy sempat keluar ke depan gereja berteriak minta tolong. ‘’Tadi Oma sempat datang ke sini berteriak minta tolong tapi karena di rumah cuma anak-anak kecil. Kita tidak ada di rumah,’’ kata seorang tetangga depan gereja  Kristus Pengasih itu.

Billi  Roseli, tetangga  Pdt Jimmi Dederupun yang berada dalam kompleks gereja itu mengatakan jika kebakaran itu   disebabkan karena kompor minyak tanah.  ‘’Yang terbakar, seluruh barang-barang dalam  rumah  itu. Tidak ada yang terselamatkan. Karena saat kejadian, saya juga masih ada diluar dan hanya ada Pak Pendeta dan istrinya  bersama seorang anaknya yang mengalami gangguan mental,’’ katanya. (ulo/wen)   

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Tak Ada Budidaya, Populasi Udang Selingkuh Semakin Berkurang

Udang Selingkuh Wamena adalah lobster air tawar endemis Papua yang secara ilmiah termasuk dalam Cherax…

6 hours ago

Banyak Masyarakat NTT Berkontribusi di Papua Selatan

Dialog tersebut mengusung tema "Generasi Muda, Identitas, dan Realitas Sosial. Wagub Paskalis mengemukakan banyak masyarakat…

7 hours ago

Medical Klinik Pertama Milik OAP Kini Hadir di Merauke

Medical Klinik pertama milik orang asli Papua kini hadir di Merauke seiring dengan peresmian dan…

8 hours ago

Sempat Ditungggu Habiskan Makan, Satu Anggota KKB Intan Jaya Dibekuk

Personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menangkap seorang pemuda berinisial EK (18) di Kampung Bilogai,…

9 hours ago

Perkembangan Teknologi dan Sistem Transportasi Tak Bisa Dibendung

Ramainya perbincangan warganet di media sosial terkait rencana kehadiran Bajaj di Papua mendapat tanggapan dari…

10 hours ago

DPRP Papeg Minta Maaf Tidak Turun Langsung Ke Masyarakat Dalam Situasi Konflik

Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Pegunungan meminta maaf kepada keluarga korban dan korban terdampak…

11 hours ago