Categories: MERAUKE

Ajarkan Pembuatan Pestisida Nabati dan Pupuk Organik

Satgas Pamtas Yonif 125/Si’mbisa  bersama mahasiswa Unmus  saat mensosialisasikan pembuatan pupuk nabati dan organik di Kampung Kuler, Distrik  Naukenjerai  Merauke. (FOTO: Penrem 174/ATW for Cepos)

MERAUKE- Dalam rangka mendukung program pemerintah untuk mewujudkan ketahanan pangan di perbatasan, Satgas Pamtas Yonif 125/Si’mbisa yang berada di bawah Komando Pelaksana Operasi (Kolakops) Korem 174/ATW hadirkan mahasiswa fakultas pertanian Universitas Musamus (Unmus). Mereka diajak untuk sosialisasikan pembuatan pestisida nabati dan pupuk organik kepada aparat Kampung Kuler, Distrik  Naukenjerai Merauke. 

   Dansatgas Yonif 125/Si’mbisa, Letkol Inf Anjuanda Pardosi mengungkapkan, sosialisasi dipimpin Komandan SSK D Kapten Inf Rahmat Sofyan ini dilaksanakan di Pos Kuler Satgas Yonif 125/Si’mbisa yang berada di Kampung Kuler, Distrik Naukenjerai, Kabupaten Merauke.   

   “Usai sosialisasi, personel Satgas Pos Kuler bersama-sama dengan aparat kampung langsung melakukan praktek pembuatan pestisida nabati dan pupuk organik,”  katanya dalam rilis tertulisnya diterima media ini Jumat (11/9). 

   Selain itu, penggunaan pestisida nabati dan pupuk organik juga langsung diaplikasikan di kebun yang ada di Pos Kuler, sehingga akan lebih mudah dipahami masyarakat.   

Lebih lanjut dikatakan, sosialisasi pembuatan maupun penggunaan pestisida nabati dan pupuk organik sangat besar manfaatnya, karena selain aman bagi manusia, lingkungan juga tidak tercemar. “Mendorong penggunaan pestisida nabati dan pupuk organik kepada petani sangat penting untuk menjaga dan memelihara kelestarian alam,” tandasnya.

    Di tempat terpisah, Lion Elepore (21) mahasiswa fakultas pertanian Unmus menuturkan, bahan-bahan yang digunakan untuk membuat pestisida nabati maupun pupuk organik ini sangat mudah diperoleh dengan biaya yang relatif murah. “Semoga sosialisasi yang kami berikan dapat bermanfaat meningkatkan hasil panen warga yang aman untuk dikonsumsi,” ucapnya.

   Sementara itu, Kepala Kampung Kuler Maria Ndiken (42) mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Satgas atas inisiatifnya mengundang mahasiswa Unmus untuk memberikan sosialisasi tersebut. “Melalui sosialisai ini, kami mendapat pengalaman baru dalam pembuatan pestisida nabati dan pupuk organik dengan bahan yang mudah didapat, biaya yang dibutuhkan untuk pembuatannya juga relatif murah. Pengalaman ini nantinya akan kami bagikan kepada masyarakat Kuler, “ tuturnya. (ulo/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Jaksa Sita Rp300 Juta Terkait Korupsi Lahan Kebun di Mimika

Kejaksaan Negeri Mimika menyita uang tunai sebesar Rp300 juta dalam penyidikan kasus dugaan korupsi proyek…

17 hours ago

Ondoafi Maribu Klaim Lahan Sekolah Rakyat Milik Suku Yarusabra

Yotam juga mengaku mengetahui pemerintah telah memiliki sertifikat atas lahan itu melalui informasi yang diperoleh…

18 hours ago

Jalan Bongge Belum Masuk Destinasi Wisata Resmi

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Jayapura, Elisa Yarusabra, mengatakan saat ini Kabupaten Jayapura…

19 hours ago

Banyak Peternak Baru, Hanya Pembinaan dan Pemasaran Perlu Diperkuat

Ketua Himpunan Peternak Ayam Ras (HIPAR) Merauke Thomas Kimko, mengapresiasi berbagai program bantuan peternakan ayam…

20 hours ago

Wajah Depan Kab. Keerom AKan Ditata Sebaik Mungkin

- Bupati Keerom, Piter Gusbager memastikan bahwa branda Kabupaten Keerom atau kawasan Kampung Yowong, Distrik…

21 hours ago

Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Salah Satu Penginapan

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan,  melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Markus Axel Panggabean, …

22 hours ago