

Pemusnahan 705 botol dan kaleng minuman keras berbagai merek dengan menggunakan alat berat, Senin (11/8) (foto:Sulo/Cepos)
MERAUKE- Kejaksaan Negeri Merauke bersama dengan Pemerintah Kabupaten Merauke, Polres Merauke, Polres Boven Digoel, Mappi, Asmat, Pengadilan Negeri Merauke serta Loka Kerja Pemeriksaan Makanan dan Minuman (POM) Merauke melakukan pemusnakan 866 item barang bukti yang telah berkekuatan hukum tetap.
Pemusnahan ratusan item barang bukti ini dimusnahkan setelah berkekuatan hukum tetap di depan halaman Kantor Kejaksaan Negeri Merauke, Senin (11/8).
‘’Pemusnahan barang bukti yang telah berkekuatan hukum tetap ini dilakukan untuk menghindari kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,’’ kata Kajari Merauke Sulta D. Sihotang, SH, MH.
Dikatakan, barang bukti ini berasal dari perkara tindak pidana penganiayaan, pembunuhan, pencurian, Narkotika, persetubuhan, pangan, ke-Imigrasian, Kesehatan Peternakan dan Hewan. ‘’Barang bukti terbanyak berupa minuman keras dari Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Merauke sebanyak 705 item (botol dan kaleng) berbagai merek,’’ jelasnya.
Pemusnahan dilakukan dengan 4 cara. Untuk minuman keras yang ada dalam botol dan kaleng dengan menggunakan alat berat, Narkotika dengan menggunakan blender, alat tajam dengan menggunakan gurinda untuk memotong-motong sedangkan barang bukti lainnya yang bisa terbakar dengan cara dibakar.
Kajari menjelaskan bahwa di tahuN 2025 ini, sudah beberapa kali dilakukan pemusnahan. Namun pemusnahan kali ini yang paling banyak. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…