Lantaran salah satu sekolah tertua, kata dia, kedepan Pemerintah Provinsi Papua Selatan akan berupaya membangun sekolah itu dari keterpurukan serta menggenjot para siswa-siswi agar semangat belajar.
Wagup Paskalis juga mengkritik anak-anak SMA di Kota. Menurutnya, anak SMA di kota sudah tak bisa diharapkan, karena moral anak boleh dikatakan rusak, sulit mendapatkan anak-anak sekolah berbudi pekerti yang baik, berkarakter baik, dan moralitas baik di kota. Kini, pemerintah daerah berharap mendapatkan anak-anak didik yang bagus dari kampung.
“Hanya bisa membentuk karakter anak yang baik ada di kampung, untuk itu sekolah ini perlu ditata kembali,” katanya. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
“Untuk awal 2026, kami Bea Cukai Jayapura telah melaksanakan tiga kali tindakan dengan hasil temuan…
Erianto berhasil menyabet gelar juara melalui karya berjudul “Berburu Cuan Lewat Kopi Listrik”. Liputan ini…
"Jadi, dari FMIPA berdiri (26 Febuari 1998) sampai sekarang (2026) kami sudah punya enam guru…
Mencermati dinamika penolakan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk di…
Dikatakan sejak 2025 Uncen telah menerapkan empat periodisasi wisuda dalam setahun sebagai bagian dari reformasi…
Di tengah deretan tamu yang menanti, Muhajir menyambut dengan senyum ringan. Suaranya lembut, namun tegas.…