Categories: MERAUKE

Pemkab Merauke Belum Berlakukan TPP

MERAUKE– Kendati sejumlah daerah telah berlakukan pemberian Tambahan Penunjang Pendapatan  (TPP) bagi pegawai negeri sipil, namun untuk Kabupaten Merauke belum memberlakukan TPP tersebut.

Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Merauke Ruslan Ramli, SE, M.Si yang juga sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah Kabupaten Merauke bahwa untuk memberlakukan TPP tersebut harus melihat kemampuan keuangan daerah.  ‘’Tapi sudah ada yang diberikan tunjungan kinerja,’’ katanya, di Gedung DPRD Merauke menjawab pertanyaan media ini.

   Mantan Kepala Bappeda Kabupaten Merauke ini menjelaskan, dalam hal perhtingan TPP harus jelas parameternya. Bahwa seorang pejabat eselon II dengan beban kerja yang  berbeda tidak harus sama tunjangannya.

‘’TPP kalaupun diberlakukan nanti, itu bukan hak mutlak setiap pegawai. Tapi harus ada parameter dan indikator yang harus kita susun sedemikian rupa sehingga betul-betul ada rasa keadilan,”ungkpnya.

Artinya seorang pejabat eselon II, misalnya sama-sama eselon IIB, tapi kalau beban kerjanya berbeda maka itu akan dikorelasikan analisis beban kerja dari masing-masing, sehingga masih perlu waktu untuk dikaji dan undang pakarnya dalam bidang ini untuk menyusun supaya nanti pada saat pemberlakuannya, tidak terjadi gap dan kecemburuan antara  aparatur yang mendapatkan TPP.

    Ditanya apakah pemberian TPP ini wajib, menurut Sekda Ruslan bahwa sebenarnya tidak ada kewajiban. Tapi kalau itu adalah hak yang berlaku secara nasional maka di Merauke juga nantinya akan diberlakukan. Kalau itu berlaku secara umum.

‘’Kita masih kaji bagaimana teknis  yang akan dilakukan penerapannya terutama analisisnya dan parameter indikator dalam menghitungnya,’’ jelasnya.

Ditanya lagi apakah akan ada tambahan anggaran dari pusat ketika TPP ini berlaku? Menurut Sekda Ruslan Ramli bahwa isunya  seperti itu,  masih berseliweran bahwa akan dibantu dari pusat. ‘’Tapi DAU saja kita dikurangi dengan adanya  pandemi, bagaimana mau menambah anggaran untuk TPP. Ini masih jadi perdebatan dan nanti kita perjelas,’’pungkasnya. (ulo/tho)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: MERAUKE

Recent Posts

Seorang Nelayan Ditemukan Tewas di Bawah Dermaga Poumako

Insiden ini menarik perhatian luas setelah proses penemuan korban disiarkan secara langsung melalui media sosial…

10 hours ago

Sebagian Dokter Spesialis RSUD Merauke Pilih Mogok

Sebagian dokter spesialis Rumah Sakit Daerah (RSUD) Merauke memilih mogok kerja pada Sabtu (9/5). Mereka…

12 hours ago

Hari Ketiga Pencarian Korban Jembatan Putus Belum Membuahkan Hasil

Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Binmas Polres Jayawijaya Iptu. Zabur Esomar pencarian dimulai sejak pukul 08.20…

13 hours ago

Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otsus Papua Kunjungi Kab. Yalimo

Kunjungan rombongan tersebut ke Yalimo didampingi oleh Wakil Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Dr. Ones Pahabol. …

14 hours ago

PK-HAM Papua Minta Negara Harus Hadir Untuk Cegah Konflik dan Perlindungan Warga Sipil

Ketua PAK-HAM Papua Dr. Methodius Kossay, SH,.M.Hum, CT,.CMP menyatakan negara harus hadir secara nyata dalam…

15 hours ago

Bentuk Program Ketahanan Pangan Berbasis Lokal Wabub Jayawijaya Panen Ikan Di Silokarno Doga

Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan dalam panen raya ikan air tawar, pemerintah…

16 hours ago