Categories: MERAUKE

Lokalisasi Yobar Ikut Terdampak Banjir Rob

MERAUKE- Penghuni lokalisasi Yobar yang terletak di Yobar, Kelurahan Samkai Merauke ikut mengalami dampak dari banjir rob yang terjadi Sabtu (10/1). Meski banjir rob tersebut telah terjadi dalam 2-3 hari belakangan ini, namun air pasang yang terjadi pada Sabtu (10/1) sekira pukul 05.00 WIT merupakan yang tertinggi dari sebelumya.

‘’Kalau air pasang laut yang sudah terjadi dalam 2-3 hari kemarin itu, belum setinggi yang terjadi pagi ini,’’ kata Yuli, mantan Ketua RT 19, Lokalidasi Yobar Merauke saat ditemui media ini di tempat usahanya beberapa sata setelah air pasang itu mulai surut.

Yuli menjelaskan, banjir rob yang terjadi di pagi hari itu membuat sebagian kasur dari penghuni Yobar terendam banjir.

‘’Ada yang kasurnya basah. Sudah dipanggil-panggil tapi tidak bangun karena mungkin keenakan tidur,’’ jelasnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Curanmor Dominasi Kejahatan di Kab.Jayapura, Mei Tertinggi Capai 61 Kasus

Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) masih menjadi salah satu tindak kriminal yang paling menonjol di…

14 hours ago

Polres Biak Amankan Belasan Kendaraan yang Dimodifikasi

Kendaraan-kendaraan itu ada yang dimodifikasi dengan tangki dengan ukuran besar dari ukuran standar. Operasi penertiban…

16 hours ago

Anggaran Terbatas, Pemprov Papsel  Tunda Penambahan OPD

“Untuk pembentukan OPD yang baru, sudah pernah kita ajukan berdasarkan analisis kebutuhan kelembagaan yang dilakukan…

17 hours ago

Tekad Cawor Kembalikan Persipura ke Liga 1

Ricky Cawor resmi kembali bergabung dengan tim Persipura Jayapura untuk menghadapi kompetisi Liga 2 musim…

18 hours ago

Pengemudi Ayla Merah Ditahan di Polresta Jayapura

   Seluruh identitas pengemudi serta korban yang merupakan satu keluarga kini telah teridentifikasi secara pasti.…

19 hours ago

Andika Wisnu Kerja Keras Demi Kejayaan Tim

Mantan pemain PSBS Biak itu memiliki tekad besar untuk bisa mempersembahkan prestasi bagi tim kebanggaan…

20 hours ago