Sementara urutan pertama mendidik peserta didik berlaku jujur, menghormati dan menghargai orang lain, disebut pendidikan budi pekerti atau pendidikan karakter.
Ia berharap, seluruh sarana dan prasarana pendidikan harus dilengkapi, mulai dari peralatan laboratorium, media pembelajaran dan Sumber Daya Manusia (SDM).
Sementara itu, Ketua MKKS SMK se-Tanah Papua Elia Waromi mengatakan, pengembangan SMK kedepan tidak lagi berjalan dengan pola yang lama tapi harus dengan gerakan yang lebih cepat.
‘’Ada 4 hal penting yang menjadi perhatian kita hari ini dalam rangka melihat ketimpangan kualitas dengan keterbatasan sarana prasana di SMK,’’ katanya. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Namun, Neeltje bukan sekadar anggota Paskibraka. Pada puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia…
Pesan tersebut disampaikan Deputi Bidang Penjaminan Mutu Pengembangan Kapasitas dan Pembelajaran ASN Lembaga Administrasi…
“Saat datang, Mendagri kasih waktu pengerjaan dua minggu dan paling lambat satu bulan. Namun…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, bersama Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Provinsi Papua, Susana…
Menurutnya, perhatian khusus perlu diberikan kepada OPD yang menjalankan pelayanan publik secara langsung. “Program-program…
Anggota DPRK Kota Jayapura, Barend Bartolomeus Taniauw atau akrab disapa Barto, mendorong Pemerintah Kota Jayapura…