Categories: MERAUKE

Ajak Makan Bakso, Anak Dibawah Umur Justru  Disetubuhi

MERAUKE– Kasus  persetubuhan terhadap seorang anak dibawah umur di Merauke terjadi pada 25 Mei 2024 sekitar pukul 16.00 WIT. Pelaku yang kini berumur 29 tahun tersebut  berhasil memperdaya korban setelah mengajaknya  makan bakso terlebih dahulu.   

Kapolres Merauke AKBP I Ketut Suaryana, SH, SIK melalui Kasat Reskrim AKP Haris Baltasar Nasution, STK, SIK, didampingi KBO Reskrim Ipda Sewang membenarkan kasus persetubuhan yang dilakukan pelaku berinisial IMM tersebut.

Kasus persetubuhan ini, lanjut  Kasat Reskrim berawal saat  korban sedang tidur dan terbangun  karena mendengar ada suara motor yang datang ke rumahnya. Kemudian mendengar adanya suara teriakan selamat sore.

Korban membuka pintu dan melihat pelaku yang ada diluar namun karena  merasa ketakutan  melihat pelaku yang datang dalam keadaan mabuk sehingga   kembali menutup pintu dan  keluar lewat jendela belakang rumah  menyelamatkan diri ke rumah tetangga korban.

  Namun pelaku mengikuti korban hingga di rumah tetangga tersebut. Selanjutnya  pelaku mengajak korban untuk makan bakso. Namun  korban menolak karena  merasa takut pada pelaku. Namun pelaku terus membujuk korban supaya tidak ketakutan. 

Karena terus dibujuk, pelaku kemudian membawa korban dengan temannya dengan menggunakan sepeda motor.  Pelaku bukannya membawa korban dengan temannya ke tempat penjualan bakso, namun melewati jalan kecil yang situasinya sangat sepi. 

Setelah sampai di dalam kebun kelapa sawit, pelaku kemudian menyetubuhi korban dan mengancam korban dan temannya tersebut untuk tidak beritahu siapa-siapa.

Atas perbuatannya itu, pelaku dijerat  Pasal 81 ayat (1) Jo Pasal 76 D UU RI No 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU RI No.23 Tahun 2002 tentang Perlindungan anak menjadi UU  dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

  Kasat Reskrim menambahkan,  kasus persetubuhan terhadap anak ini telah dinyatakan P.21 atau lengkap oleh Kejaksaan Negeri Merauke. ‘’Kemarin kita sudah tahap II dengan   melimpahkan berkas dan tersangka ke Kejaksaan Negeri Merauke untuk menjalani penuntutan selanjutnya,’’ tambahnya. (ulo)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos   

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Perkebunan Sawit Akan Terus Dikembangkan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan bakal menindaklanjuti masalah rencana pengembangan lahan perkebunan Perusahaan Perkebunan Kelapa…

7 hours ago

Tak Lagi Sibuk Kejar Target Retribusi, Hanya Atur Angkot Supaya Tertib dan Rapi

Di luar ruangannya, puluhan taksi konvensional (angkot) berwarna putih berbaris rapi di bawah bayang-bayang bangunan…

10 hours ago

Polsek Kuala Kencana Ringkus Pelaku Penganiayaan di Jalan Mayon

Peristiwa ini bermula ketika personel piket Polsek Kuala Kencana yang dipimpin Kanit Sabhara Ipda Eko…

12 hours ago

Soal Rusunawa Waena, Tunggu Koordinasi dengan Rektor

Pihak rektorat Universitas Cenderawasih (Uncen) akhirnya memberikan respons terkait tuntutan kelompok mahasiswa yang menggelar aksi…

13 hours ago

Pelayanan Pendidikan dan Bansos Harus Tepat Sasaran

Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, memastikan pelayan publik berjalan optimal baik di sektor pendidikan dan…

14 hours ago

73.928 Batang Rokok dan 97,92 liter Miras Ilegal Dimusnahkan

Kepala Bea Cukai Jayapura, Fungki Awaludin, mengatakan pemusnahan dilakukan berdasarkan Surat Persetujuan Pemusnahan dari Menteri…

15 hours ago