

MERAUKE- Untuk melakukan pencari dan menangkap pelaku pembunuhan terhadap 2 warga dan melukai 2 warga lainnya dalam waktu dua minggu ini yang masih berkeliaran di belakang perumahan Veteran Merauke, pihak kepolisian akan segera menurunkan Tim untuk melakukan penyisiran.
‘’Ya, kita akan segera turunkan tim dengan melakukan penyisiran untuk melakukan pencarian dan penangkapan terhadap pelaku,’’ kata Kapolres Merauke AKBP Bahara Marpaung, SH kepada wartawan disela-sela mengikuti upacara HUT TNI AU di Mako Lanud Merauke, Selasa (9/4).
Dijelaskan, jumlah personel yang diturunkan untuk melakukan pencarian dan penyisiran tersebut kurang lebih 30 orang yang terdiri dari Buser 15 personel ditambah dari Sabhara 15 orang lagi.
Pada kesempatan tersebut, Kapolres membantah jika pihak aparat keamanan dikatakan melakukan pembiaran, sehingga korban terus berjatuhan. Menurut Kapolres, pelaku yang pihaknya sudah identifikasi identitasnya tersebut telah berpindah-pindah tempat dan menguasai medan, sehingga pihaknya sedikit kesulitan dalam melakukan pencarian dan penangkapan.
Namun demikian, lanjut Kapolres, hambatan atau kendala tersebut bukan menjadi alasan untuk melakukan pencarian dan segera menangkap pelaku sehingga korban tidak terus berjatuhan. Apalagi, masyarakat yang ada di sekitar kompleks Perumahan Veteran tersebut sudah dibuat resah dengan kejadian yang berdempetan terjadi.
Sementara itu, dari informasi yang diterima media ini bahwa keluarga korban Selvinus Simop akan melakukan pencarian terhadap pelaku setelah penguburan jenazah dari korban yang dipanah pelaku pada Minggu (7/4) dan jenazah ditemukan pada Senin (8/4) setelah keluarga korban bersama dengan kepolisian melakukan pencarian di belakang Kompleks Perumahan Veteran. (ulo/tri)
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, dr. Anton Mote, mengatakan Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura terus memperkuat…
Banyak anak muda akhirnya hanya membawa map lamaran dari satu kantor ke kantor lain tanpa…
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Kawasan Bandara Sentani IPTU Wajedi, didampingi Kanit Binmas AIPTU…
Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) menggelar tatap muka bersama para wajib pajak…
Setelah melewati satu musim penuh kompetisi, Arthur akhirnya merasakan langsung bagaimana atmosfer sepak bola di…
Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menilai peristiwa tersebut sebagai dugaan pelanggaran hak asasi manusia…