

AKBP Ir. Untung Sangaji, M.Hum ( FOTO: Yulius Sulo/Cepos)
MERAUKE– Adanya video viral di media sosial terkait dengan penembakan terhadap sebuah mobil Angkutan Kota (Angkot) yang menyebabkan kaca dari samping kanan pada bagian tengah dari mobil tersebut pecah, ditanggapi Kapolres Merauke AKBP. Ir. Untug Sangaji, M.Hum.
Kepada wartawan, Kapolres Untung Sangaji menegaskan, kaca mobil Angkot tersebut pecah bukan karena ditembak dari senjata api. ‘’Itu hoax. Kalau tembak pakai peluru bolongnya (lubang,red) bagus. Mungkin itu ketapel,’’tandas Kapolres.
Menurut dia, memecahkan kaca mobil dengan menggunakan ketapel sudah sering terjadi. Bahkan dengan menggunakan ketapel tersebut, kepala orang yang ada di dalam mobil bisa bocor. Termasuk orang yang mengunakan motor. ‘’Ketapel. Peluru yang dimaksud itu batu, hagel atau jenis besi yang mereka sebut peluru,’’ katanya.
Karena itu, Kapolres meminta masyarakat untuk tidak ‘marah’ ketika menyita ketapel. Meskipun itu anak-anak, apalagi jika itu orang dewasa. ‘’Mereka yang kedapatan membawa ketapel biasa kita amankan 2-3 hari dan untuk kita lepas kembali ,mereka harus buat surat pernyataan. Supaya tidak mengulangi lagi, karena ketapel kalau memakai batu atau besi sangat berbahaya bagi keselamatan orang,’’tandasnya.
Termasuk membawa parang, pistol dan alat yang mencelakai orang tidak boleh. ‘’Kalau mau bawa parang itu di kebun atau ladang. Bukan bawa parang dalam kota,’’pungkasnya. (ulo/tho)
Padahal produksi sampah terus berjalan setiap hari, satu hari saja tak diangkut bisa bermasalah, apalagi…
Keputusan tersebut diambil setelah hasil pemeriksaan medis menyatakan tersangka mengalami sakit berat dan membutuhkan penanganan…
Inggris unggul lebih dulu atas Prancis dengan skor 4-0 di babak pertama berkat gol Declan…
Laga puncak ini mempertemukan dua tim dengan karakter berbeda. La Furia Roja -julukan Spanyol tampil…
Meski sama-sama gagal melangkah ke final, duel ini diprediksi tetap berlangsung sengit. Prancis ingin menutup…
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mengingatkan Pemerintah Provinsi Papua Selatan agar mengoptimalkan penggunaan…