

dr. Anastasya Diva Putri Koesdarjanto, selaku dokter hewan karantina saat menyampaikan informasi penting tentang langkah pencegahan masuknya hewan pembawa rabie kepada siswa siswi SD Inpres 2 Gudang Arang Merauke, Kamis (6/11) kemarin. (foto:Sulo/Cepos)
MERAUKE – Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya kesehatan hewan dan lingkungan, Pemerintah Provinsi Papua Selatan melalui Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Papua Selatan beserta Karantina Papua Selatan melakukan kegiatan Goes To School dengan mengunjungi SD Inpres 2 Gudang Arang Merauke.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kaderisasi sejak dini untuk memberikan edukasi tentang kesehatan hewan dan lingkungan kepada anak-anak, sehingga mereka dapat menjadi agen perubahan yang efektif dalam mencegah penyebaran penyakit rabies di masyarakat.
Melalui kaderisasi sejak dini, diharapkan anak-anak dapat menjadi kader-kader yang peduli dengan kesehatan hewan dan lingkungan, serta dapat menyebarluaskan pengetahuan tentang bahaya rabies kepada keluarga dan masyarakat sekitar, sehingga dapat menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera.
drh. Anastasya Diva Putri Koesdarjanto, selaku dokter hewan karantina, menyampaikan informasi penting tentang langkah pencegahan masuknya hewan pembawa rabies, yaitu dengan tidak membawa hewan pembawa rabies masuk ke wilayah Papua Selatan.
Page: 1 2
Nerlince mengatakan, pembayaran ganti rugi atas lahan tersebut sudah berlangsung beberapa tahun oleh Pemerintah…
Menurut Fakhiri, pembangunan Papua tidak dapat hanya diukur dari pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi.…
Menurut Mote, konektivitas menjadi kebutuhan penting untuk membuka akses masyarakat sekaligus mempercepat pembangunan di Waropen.…
Topografi Kota Jayapura yang unik diapit oleh gugusan perbukitan curam dan bentangan pesisir pantai membuat…
Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Papua Jacleana Joku berharap pengusaha di Papua memanfaatkan peluang…
-Gubernur Papua, Mathius D. Fakhiri meminta para bupati dan wali kota tidak menyerahkan agenda penting…