“Hal ini sangat penting untuk dilakukan guna mencegah penyebaran rabies yang dapat membahayakan kesehatan manusia dan hewan di Papua Selatan. Dan diharapkan ke depan mereka juga dapat menjadi agen perubahan bagi diri mereka sendiri serta keluarga dengan tidak membawa hewan pembawa rabies masuk ke Papua Selatan, karena virus rabies sangat berbahaya jika tertular dan berakibat fatal terhadap manusia,” katanya, Kamis (6/11).
drh. Linda menambahkan bahwa pengetahuan tentang tindakan yang harus dilakukan ketika terkena gigitan hewan pembawa rabies sangat penting. “Jika terkena gigitan hewan yang berpotensi membawa rabies, segera cuci luka dengan sabun dan air mengalir, lalu segera hubungi tenaga kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut,” jelasnya.(ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kasus yang turut menyeret nama mantan Sekretaris DPR Papua berinisial JJ tersebut kini memasuki tahap…
Menurutnya, usai mendapat laporan masyarakat anggorta dari Polres Jayawijaya langsung merespon ke lokasi tersebut dan…
Prinsip kesetaraan di mata hukum dan tata kelola pemasyarakatan menjadi komitmen utama manajemen Lapas…
Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Jayawijaya memastikan musim kemarau panjang sangat mempengaruhi inflasi di daerah.…
Kepala Dinas Pendidikan Kaleb Asso S.PD, M.PD menyatakan menyikapi situasi keamanan saat ini di Kabupaten…
Dalam aksi tersebut, para karyawan menyampaikan sejumlah aspirasi yang berkaitan dengan kondisi ketenagakerjaan di perusahaan.…