

Para peternak babi dari IKT Kabupaten Merauke saat mengikuti sosialisasi terkait penyakit ASF di Sekretariat IKT Kabupaten Merauke, Rabu (7/6), kemarin. (FOTO;Sulo/Cepos)
MERAUKE-Kolaborasi dengan berbagai instansi atau lembaga menjadi kunci dalam upaya mencegah penyebaran penyakit African Swine Fever (ASF) masuk ke Merauke. Dalam rangka itu, Karantina Pertanian Merauke menggelar sosialisasi dengan warga Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Kabupaten Merauke tentang penyakit yang menyerang pada hewan ternak babi, di Sekretariat IKT Merauke, Rabu (7/6).
Kepala Karantina Merauke Cahyono menjelaskan, warga IKT Merauke menjadi sasaran pertama sosialisasi ini, karena banyak warga IKT di Merauke yang memelihara ternak babi tersebut.
Apalagi, penyakit ASF tersebut sudah masuk ke Sulawesi khususnya Sulawesi Selatan, sehingga warga IKT Merauke yang beternak babi perlu mewaspadai dan mengetahui ciri –ciri babi yang terserang penyakit ASF tersebut.
Cahyono menjelaskan, babi yang terkena penyakit ASF akan memperlihatkan gejala nafsu makan menurun, demam tinggi, diare, pendarahan pada kulit dan organ dalam.
“Bila terkena penyakit, tingkat kematian pada babi sangat tinggi, tentunya berdampak pada kerugian ekonomi yang sangat besar bagi para peternak,” terangnya.(ulo/tho)
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…