Categories: MERAUKE

Pembunuhan Ana Maria Masih Misterius

MERAUKE- Kasus  pembunuhan terhadap Ana Maria Kenno, perempuan 39  yang diduga diperkosa lalu dibunuh di lapangan Missi, Jalan Misi II  samping SMK Santo Antosius Merauke hingga saat  ini masih misterius. Pasalnya,  kendati pembunuhan  tersebut  telah berlangsung selama 1 bulan, namun  sampai  sekarang  belum juga berhasil diungkap siapa pelakunya.

Kasat Reskrim AKP  Rollan Rhamdhani, SIK, SH, MH

   Kapolres Merauke  AKBP Ir. Untung Sangaji, S.Hum melalui Kasat Reskrim AKP  Rollan Rhamdhani, SIK, SH, MH, ketika ditemui  Cenderawasih Pos mengakui jika pihaknya telah mengantongi 2 orang yang diduga sebagai  pelaku pembunuhan tersebut. Namun pihaknya belum  bisa melakukan penangkapan, karena masih kekurangan barang bukti.

  “Sudah ada 2 orang yang dicurigai, namun kita masih   kekurangan bukti,’’ kata Kasat Reskrim, kermarin.

  Menurut Kasat Reskrim, kedua orang yang dicurigai sebagai pelaku  tersebut adalah teman dari  korban sendiri. ‘’Dari saksi-saksi yang sudah diperiksa selama ini, kita mencurigai kedua orang  tersebut. Tapi, kita belum bisa mengamankan  mereka kalau kita sendiri belum terlalu yakin. Jadi kita  masih mencari bukti lain yang bisa menunjuk kedua orang tersebut dan  dari dua orang itu bisa mengerucut menjadi satu orang,’’ tandasnya.

   Sekadar mengingatkan kembali, kasus pembunuhan  ini terjadi  6 Oktober 2020 lalu. Jenazah korban ditemukan sekitar pukul 06.30 WIT, oleh seorang warga yang pagi  itu sedang mencari kayu bakar. Ketika  itu,  warga yang pertama kali menemukan tersebut kaget, antara percaya dan tidak sehingga saat melihat adanya seseorang yang tergeletak  di depannya langsung lari meninggalkannya.

   Namun karena penasaran, kemudian dia kembali  melihat dan memastikan, dimana korban dalam    posisi  tak  berbusana  dan hanya  menggunakan bra.   Hasil visum luar darei RSUD Merauke, ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan seperti luka robek di dahi, luka memar di dada sebelah kiri, luka lecet di paha kanan, retak pada dahi, luka robek di dagu dan luka lecet pada kemaluan. Bahkan dari hasil visum luar ditemukan sepotong kayu pada kemaluan korban. Korban  diduga  diperkosa sebelum dibunuh. (ulo/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Kapolres Merauke: Jangan Sampai Kejadian di Puncak Terjadi di Merauke

Leonardo mengatakan, kejadian tersebut menjadi perhatian bersama karena menimbulkan kerugian. Karena itu, berbagai potensi persoalan…

13 minutes ago

Ini Alasan Fatal Mengapa Bendera Merah Putih Haram Menyentuh Tanah!

Pengibaran Bendera Merah Putih menjadi salah satu bagian paling dinantikan dalam upacara peringatan Hari Kemerdekaan.…

43 minutes ago

Potensi Besar di Sektor Retribusi, Tapi Terbentur Kepentingan Masyarakat Adat

   Car Free Day (CFD) yang digelar setiap Sabtu tersebut kini menjadi salah satu ruang…

1 hour ago

Meriahkan HUT RI, Joged Veronika dan Yospan Asaibori di Mandala

  Salah satu atraksi yang akan menjadi perhatian dalam peringatan HUT ke-81 RI tahun ini…

2 hours ago

Gebyar Pajak 2026, Cara Pemprov Papua Dorong Warga Taat Bayar Pajak

  Gebyar Pajak 2026 yang digelar di halaman Kantor Bapenda Papua, Kamis, 13 Agustus 2026,…

2 hours ago

Pimpinan OPD Wajib  Kawal Kehadiran ASN di Upacara HUT RI

  Menindaklanjuti arahan Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah (Sekda)…

3 hours ago