

Kapal asing berbendera Australia bernama Mydream Time EF747 yang terdampar di Selat Mariana, Distrik Ilwayab Merauke akibat kehabisan BBM setelah dihantam badai, Selasa, (4/1). (FOTO: Humas Polres Merauke for Cepos )
MERAUKE- Kapal asing berbendera Australia bernama Mydream Time EF747 yang terdampar di Selat Mariana, Distrik Ilwayab, Kabupaten Merauke 4 Januari lalu, akhirnya meninggalkan Wanam, Distrik Ilwayab Kabupaten Merauke. Kapolres Merauke AKBP Ir. Untung Sangaji, M.Hum melalui Kapolsek Kimaam, Iptu Bambang Irianto saat dihubungi media ini menjelaskan, sesuai laporan yang diterima dari Kapospol Wanam, kapal yang diawaki Robbin Adam Michael dengan penumpang Ellis Alexandra Jayne tersebut telah meninggalkan Wanam Rabu (5/1).
‘’Kapal sudah bertolak meninggalkan Wanam Rabu kemarin. Tim turun melakukan pemantauan dan kapal sudah tidak ada,’’ jelasnya.
Kapal tersebut, lanjut Kapolsek menuju Lombok, Nusa Tenggara Barat. Soal dokumen kapal tersebut, Kapolsek menjelaskan bahwa dari pemeriksaan yang dilakukan oleh Tim Gabungan Keamanan yang ada di Wanam, kapal asing asal Australia tersebut dokumennya lengkap.
‘’Sebenarnya, kapal ini tujuannya dari Australia menuju Lombok. Tapi saat dalam perjalanan, kapal ini dihantam badai sehingga terdampar sampai Wanam dan kehabisan BBM. Sebenarnya Selasa itu saat tiba di Wanam, jika mendapatkan BBM langsung menuju Lombok. Tapi, belum mendapatkan BBM, sehingga menungu satu hari,’’terangnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kapal asal Austalia tersebut bertolak dari Australia dengan tujuan Lombok, Nusa Tenggara Barat sejak 21 Desember 2021 lalu. Namun karena kena badai sehingga kehabisan BBM dan terdampar di Wanam, Kampung Wogekel, Distrik Ilwayab. (ulo/tho)
Selain capaian akademik, pihak sekolah juga mencatat tingkat retensi siswa yang sempurna. Hingga saat…
Kunjungan Menteri Dalam Negeri ke Kampung Mosso dilakukan untuk meninjau langsung pelaksanaan program yang…
Mendagri Tito Karnavian mengungkapkan bahwa kawasan Dok IX Tanjung Ria masih membutuhkan perhatian serius…
Bima Arya menilai penanganan kawasan Sungai Anafre tidak cukup hanya melalui kegiatan pembersihan rutin.…
Menteri Dalam Negeri menyoroti masih tingginya angka masyarakat di Papua yang belum memiliki rumah maupun…
Situasi tersebut membuat laga ini menjadi sangat krusial. Brasil hanya membutuhkan hasil imbang untuk menjaga…