

Bupati Merauke, Drs. Romanus Mbaraka, MT usai menghadiri penandatangan pencanangan pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih melayani di lingkungan Pemerintah Kabupaten Merauke di Auditorium Kantor Bupati Merauke, Senin (4/4). (FOTO: Sulo/Cepos )
MERAUKE- Gangguan internet yang terjadi di Merauke sejak 27 April sekitar pukul 09.15 WIT lalu, akibat kabel optik putus, diperkirakan baru akan normal kembali pada awal Mei yakni antara tanggal 3 dan 5 Mei 2022. Hal ini disampaikan Bupati Merauke Drs. Romanus Mbaraka, MT setelah mendapatkan pemberitahuan resmi dari pihak Telkomsel, kepada wartawan di Merauke, Senin (4/4).
Menurut bupati Romanus Mbartaka, bahwa dari penyampaian resmi Telkomsel bahwa terjadi gangguan kabel optik di bawah laut. Ganggua ini terjadi sekitar 280 kilometer dari Merauke atau di sekitar Tanjung Salak, Kimaam. ‘’Di sekitar Tanjung Salak itu ada ada ganguan kabel optik. Gangguan kabel optik ini sudah dideteksi. Lalu direncanakan akan dilakukan perbaikan,’’tuturnya.
Dikatakan, perbaikan kabel optik bawah laut yang putus ini dilakukan dengan kapal khusus yang selalu digunakan untuk memperbaiki kerusakan kabel jaringan telekomunikasi dibawah laut. ‘’Kapalnya ada di Ohaiyo, Jepang. Hari ini kapal menuju Singapore. Setelah di Singapore, kapal akan segera merapat ke titik dimana ada kerusakan kabel optik sekitar 280 dari arah Merauke Agats. Nanti sampai di titik itu akan dilakukan perbaikan. Sekitar tanggal 3 atau 5 Mei diupayakan kita sudah bisa normal kembali,’’ jelasnya.
Ditanya lebih lanjut penyebab putusnya kabel optik di bawah laut dengan kedalaman sekitar 59 meter tersebut, Bupati Romanus mengaku, belum diketahui penyebabnya. Apakah angker kapal atau apa, belum diketahui. Yang pasti bahwa kabel optik tersebut saat ini putus menyebabkan jaringan di Merauke mengalami gangguan.
Kendati begitu, dari pemberitahuan Telkomsel bahwa untuk pelayanan internet sendiri di kantor-kantor yang ada tetap menggunakan V-Sat. ‘’Untuk beberapa tower dalam kota, ini sudah ditambah kapasitasnya. Sehingga internetnya masih bisa dilakukan, tapi tidak bisa mengirim gambar. Kecuali di beberapa kantor seperti Keuangan, RSUD yang merupakan kantor publik. Jadi internet di kota masih bisa jalan, tapi tidak bisa mengirim gambar. Ini sesuai pesan dari Telkom,’’pungkasnya. (ulo/tho)
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, menegaskan akan memberikan sanksi tegas kepada pihak sekolah yang…
Wali Kota juga meminta Dinas Sosial Kota Jayapura untuk terus melakukan pemantauan terhadap seluruh…
Ia menegaskan bahwa eksekusi tidak dapat dilaksanakan apabila lokasi dan luas tanah yang dimaksud…
Menurut Abisai, kekayaan budaya, adat istiadat, serta tradisi masyarakat adat yang masih terjaga hingga…
Menurut Albert, peristiwa tersebut merupakan bentuk kelalaian yang mengakibatkan kerugian bagi daerah. "Aset ini dibeli…
Menurut Aflian, keberhasilan pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan oleh aparat kepolisian semata. Dukungan dan partisipasi…