Categories: MERAUKE

Bupati Merauke : Kami Akan Berjuang Wujudkan Harapan Masyarakat

MERAUKE – Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Merauke yang telah memberikan dukungan dan kepercayaan sehingga dirinya bersama wakil bupati Merauke Fauzun Nihayah boleh dapat  memimpin Merauke 5 tahun depan.      

‘’Saya dan ibu Fauzun dapat berdiri disini  bukan karena kebetulan. Tapi hanya karena  kuasa Tuhan dan dukungan dari masyarakat Merauke, meski  ada proses yang harus kami tempuh  sampai ke Jakarta  dan juga terakhir kemarin sampai ke Magelang.

Bapak Ibu  semua sudah ikuti dan  semua itu  kami ikuti dan  lalui. Tapi mungkin dari proses yang berjalan ini, membuat kami kembali merenung dan berpikir apa yang harus kami lakukan kedepan,’’ kata Bupati Bladib Gebze pada penyambutan di pelataran Kantor Bupati Merauke, Selasa  (4/3).

    Bupati Bladib Gebze meminta masyarakat Merauke yang mungkin terpecah pada saat Pilkada  karena dukungan politik untuk semuanya  ditanggalkan.  Sebab,  yang ada sekarang tidak ada lagi pendukung  A, B, C dan D tapi semuanya menjadi satu warga Merauke.   

‘’Kalau kemarin ada pendukung A, pendukung B dan pendukung C  bahkan pendukung D,  saya mau katakan di depan ini untuk kita tinggalkan semua itu. Kita warga Merauke dengan semboyan izakod bekai izakod kai, satu hati sau tujuan. Mari kita rajut bersama kembali membangun Merauke kedepan,’’ terangnya.

   Namun demikian,  lanjut bupati Yoseph bahwa dalam hirarki pemerintahan perlu juga dilakukan penataan kembali. Karena pihaknya akan bekerja  bagi lebih dari 200 ribu penduduk Kabupaten Merauke.

‘’Ini suatu amanah  yang diberikan oleh Tuhan, Tapi  juga oleh negara  sehingga mari kita bekerja sama kedepan. Dengan  pimpinan OPD dan kita semua sehingga itu semua bisa berjalan dengan baik. Juga  dengan seluruh kompenen masyarakat Merauke. Tidak terlepas TNI Polri akan jalankan tugas pokok mereka  yang pada akhirnya  kita semua untuk siap secara bersama –sama melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya,’’ katanya.

‘’Itulah hak  masyarakat yang memberikan hak prerogatifnya kepada kami sehingga boleh berada di tempat ini. Kami akan berjuang  atas harapan masyarakat itu dan bapak ibu yang berada di birokrasi  yang akan membantu kami untuk mewujudkan harapan masyarakat tersebut,’’  terangnya. (ulo/wen)   

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Wamen HAM: Papua Bukan Tanah Kosong

Menurutnya, selama ini pembangunan di Papua belum sepenuhnya dirasakan manfaatnya oleh masyarakat setempat. Ia menilai…

5 hours ago

PSN Tak Bisa Langsung Ditolak atau Diterima

Menanggapi hal itu, Anggota DPR Papua, Alberth Merauje menegaskan bahwa persoalan PSN tidak dapat serta-merta…

6 hours ago

18 Tahun ‘Disclaimer’, Pemkab Waropen Akhirnya Raih Opini WDP dari BPK

Pemerintah Kabupaten Waropen mengukir sejarah baru dalam tata kelola keuangan daerah. Setelah selama 18 tahun…

6 hours ago

Pangdam XXIV Mandala-Trikora Minta Diundang Nobar Pesta Babi

Pangdam menengaskan, pihaknya tidak melakukan pelarangan ketika ada yang mau putar dan nonton bareng. Bahkan…

11 hours ago

Di Balik Hangatnya Herbal Kemasan, Ada Risiko untuk Hati

Salah satu bahan yang memberikan rasa hangat dan aroma khas pada banyak obat herbal kemasan…

12 hours ago

Sambangi Jayapura, Dedi Mulyadi Ingatkan Pembangunan Jangan Hilangkan Identitas

Ya, pria yang biasa disapa Bapa Aing ini menyambangi Kota Jayapura untuk mengikuti kegiatan Konferensi…

16 hours ago