

Muryanto (foto:Sulo/Cepos)
MERAUKE– Pemerintah Pusat melakukan refocusing atau pemotongan anggaran terhadap dana transfer ke daerah. Tidak terkecuali dana desa yang bersumber dari APBN tahun 2025. Untuk Kabupaten Merauke dengan 179 kampung, pemerintah pusat melakukan refocusing anggaran sebesar Rp 16 miliar atau pemotongan anggaran hampir Rp 100 juta setiap kampung.
Terkait dengan itu, Kepala Kampung Sumber Rejeki Distrik Kurik-Merauke Bambang Irawan dan Kepala Kamung Jagebob Raya Distrik Jagebob Merauke Muriyanto menyatakan keberatannya sehubungan dengan penterkait berharap pemerintah tidak melakukan pemotongan terhadap dana desa yang bersumber pemotongan amnggaran atau refocusing itu.
Dihubungi lewat telpon selulernya, Bambang Irawan menjelaskan bahwa alokasi dana desa tahun 2025 sebesar Rp 1,03 miliar yang diterima oleh Kampung Sumber Rejeki tersebut sudah dialokasikan untuk berbagai program yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat diantaranya untuk rencana pengadaan 1 mobil evakuasi. Sebab, di tahun 2024 lalu, Kampung Sumber Makmur merupakan salah satu dari 3 kampung yang mengalami banjir sekitar 2 minggu.
Page: 1 2
Penyidik juga sebelumnya telah memintai keterangan dari sejumlah saksi pasca kejadian tersebut. Ipda Teguh melanjutkan,…
Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang…
Wakil Sekretaris Jenderal PB PGRI Wijaya menyatakan, Indonesia menghadapi krisis guru yang nyata dan struktural.…
Isu reshuffle kembali menguat setelah kekosongan posisi Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Thomas Djiwandono. Hal ini…
Mantan Presiden RI Joko Widodo menegaskan bahwa anak sulungnya sekaligus Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming…
Ia menjelaskan, sebelum pemekaran, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Papua induk mencapai sekitar…