

Wakil Bupati Merauke H. Riduwan, S.Sos, M.Pd
MERAUKE-Wakil Bupati Merauke, H. Riduwan, S.Sos, MPd berharap, Tahun 2022 ini menjadi semangat baru untuk membangun dan memperbaiki kekurangan-kekurangan tahun lalu. Hal itu diungkpknnya seusai membuka opening ceremony Muhammadya Idol Competition Changiner Singing 2022, Selasa, (4/1).
‘’Mudah-mudahan Covid-19 di Merauke segera berlalu dan kita bisa hidup normal sehingga seluruh aktivitas kita normal kembali. Itu harapan kita semua. Dan kita juga berharap untuk tetap membangun komunikasi, bersinergi dengan semua pihak, karena Merauke itu tidak bisa dibangun hanya satu atau dua orang saja, semua harus bersinergi sesuai bidang tugas masing-masing,’’ katanya.
Misalnya di bidang pendidikan, dapat dilaksanakan dengan baik sehingga pendidikan di Merauke dapat berjalan dengan baik. Begitu juga bidang keamanan, cipta kondisi dengan aman, rukun dan damai serta bidang lainnya.
‘’Kita juga berharap seluruh masyarakat bisa menjadi perekat semua umat, perekat bangsa di manapun berada. Kalau yang coba-coba merobek persatuan dan kesatuan kita, itu adalah musuh kita. Karena perbedaan itu sudah sunnatullah, memang sudah diciptakan Tuhan sehingga bagaimana kita melihat, memandang dan menggunakan perbedaan itu sebagai sebuah kekuatan untuk membangun negeri ini,’’ tandasnya.
Dikatakan, meski berbeda-beda tapi tetap satu, bineka tunggal ika. Izakod bekai izakoid kai, satu hati satu tujuan. Karenanya hidup harus bisa berkolaborasi dengan siapapun tanpa memandang agama, suku, ras dan golongan.
‘’Kita tetap membangun kerukunan sehingga tercipta kedamaian, Merauke sebagai zona damai di Kabupaten Merauke. Tanpa adanya kedamaian, maka kita tidak akan merasakan pembangunan. Karena harus damai dulu dengan kita sendiri, keluarga, masyarakat dan seluruh Kabupaten Merauke sehingga pembangunan dapat dilaksanakan,’’tandasnya. (ulo/tho)
Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT) Papua memberikan perhatian serius terhadap isu masuknya…
Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…
Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…
Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…