

Petugas saat mengevakuasi jenazah nenek 61 yang ditemukan terapung di kolam belakang rumahnya, Senin (2/11) malam. ( FOTO: Humas Polres Merauke for Cepos)
MERAUKE- Nasib naas dialami Sunir, nenek berusia 61 tahun tersebut ditemukan terapung di kolam belakang rumahnya, Senin (2/11) sekitar pukul 18.00 WIT. Korban diduga tewas akibat terjebur ke dalam kolam dan tak bisa berenang saat kayu yang menjadi pijakan kaki sang nenek patah.
Kapolres Merauke AKBP. Ir. Untung Sangaji, M.Hum, melalui Kasubag Humas AKP Ariffin, S.Sos dikonfirmasi membenarkan peristiwa yang dialami sang nenek. Menurut Kasubag Humas, berdasarkan laporan yang diterima pihaknya, kasus kecelakaan ini berawal sekitar pukul 16.00 WIT, korban sendirian sedang membersihkan ikan di para- para di atas kolam belakang rumah korban.
Sekitar pukul 18.00 WIT, suami korban bernama Jemun (70) mencari korban dan menemukan korban di kolam belakang rumah sudah keadaan mengapung dan tak bernyawa lagi. ‘’Korban diduga meninggal dunia akibat terjatuh ke dalam kolam karena para-para pijakan yang ada pada kolam tersebut sudah rapuh dan kemudian patah. Korban tidak bisa berenang dan sudah lanjut usia,’’ katanya.
Korban sendiri sudah dikebumikan setelah kejadian tersebut. Menurut Kasubag Humas, langkah-langkah yang diambil oleh kepolisian setempat setelah mendapatkan laporan adalah mendatangi TKP serta membantu mengevakuasi jenazah korban. (ulo/tri)
Insiden ini menarik perhatian luas setelah proses penemuan korban disiarkan secara langsung melalui media sosial…
Sebagian dokter spesialis Rumah Sakit Daerah (RSUD) Merauke memilih mogok kerja pada Sabtu (9/5). Mereka…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Binmas Polres Jayawijaya Iptu. Zabur Esomar pencarian dimulai sejak pukul 08.20…
Kunjungan rombongan tersebut ke Yalimo didampingi oleh Wakil Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Dr. Ones Pahabol. …
Ketua PAK-HAM Papua Dr. Methodius Kossay, SH,.M.Hum, CT,.CMP menyatakan negara harus hadir secara nyata dalam…
Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan dalam panen raya ikan air tawar, pemerintah…