

Petugas memberikan karcis dan pembayaran kepada kendaraan yang akan masuk ke dalam areal Bandara Mopah Merauke, Jumat (31/1) (foto:Sulo/Cepos)
MERAUKE – Jika selama ini Bandara Mopah Merauke masih memberlakukan parkir secara manual dengan memberikan karcis untuk setiap kendaraan yang masuk ke Bandara Mopah Merauke maka di tahuh 2025 ini, pihak Bandara Mopah Merauke akan menggantikan dengan karcis elektronik. Pemberlakukan karcis elektronik ini untuk mengurangi kebocoran ataupun adanya pemilik kendaraan yang tidak membayar parkir saat masuk areal Bandara Mopah Merauke.
Plh Kabandara Mopah Merauke Ones Samperuru saat ditemui media ini membenarkan jika pihaknya akan segera melakukan pengadaan mesin untuk parkir elektronik di pintu masuk dan keluar Bandara Mopah Merauke.
‘’Salah satunya tujuannya adalah untuk mengurangi potensi kebocoran, karena dengan menggunakan karcis elektronik ini maka tidak ada lagi kendaraan yang masuk bandara tidak bayar saat keluar,’’ kata Ones Samperuru, kepada media ini, Jumat (31/1).
Sementara untuk pengawai dari berbagai stakeholder terkait yang memiliki kewenangan dalam arela bandara Mopah merauke, jelas Ones Samperuru, nantinya akan diberikan barkot khusus.
‘’Untuk barkot khusus ini nantinya apakah perlu dibayar atau seperti apa. Karena ada beberapa instansi yang bekerja di bandara , seperti Pertamina, Ernav, BMKG, dan instansi terkait lainya. Yang jelas, untuk instansi tersebut akan diberikan barkot khusus,’’ jelasnya. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Papua menilai tingginya ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah…
–Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia kembali memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kepada Pemerintah…
Menurut Yunus, praktik penagihan uang kepada setiap pengunjung yang melintas di kawasan tersebut tidak dapat…
Festival yang berlangsung di halaman Kantor DPR Papua dan Kampus Universitas Cenderawasih itu bukan…
Program jemput bola yang dilaksanakan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Jayapura terus menunjukkan…
Menurutnya, mata rantai penyalahgunaan Solar subsidi harus segera diputus karena dampaknya sudah sangat merugikan…